DCS Pileg Kapuas Hulu Diumumkan

 Kapuas Hulu

KPU Landak menggelar Rapat Pleno DPSHP akhir di kantor Camat Ngabang.

Kapuas Hulu,KRP.Com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu sudah mengumumkan nama – nama calon legislatif (Caleg) yang tercatat dalam Daftar Calon Sementara (DCS) untuk Pemilihan Legislatif tahun 2019 mendatang. 

Ketua KPU Kapuas Hulu Ahmad Yani mengatakan, pengumuman DCS dilakukan selama tiga hari, yakni tanggal 12 – 14 Agustus 2018 lalu. 

“Pengumumannya sudah ads di media masa cetak, kemudian di website dan papan pengumuman yang ada di kantor KPU,” kata Ahmad Yani, Selasa (14/8)

Selanjutnya kata Yani, pihak KPU memberikan waktu kepada  masyarakat untuk memberikan tanggapan terkait pengumuman DCS yang sudah diumumkan.

“Tanggapan dimulai dari tanggal 12 Agustus sampai dengan 21 Agustus mendatang. Maka kita minta tanggapannya, masyarakat bisa menyampaikan terkait yang disampaikan, misal ada hal yang perlu di klarifikasi dan sebagainya terhadap caleg parpol,” papar Yani.

Yani mengingatkan, setiap masyarakat yang akan menyampaikan tanggapan, harus menyertakan identitas diri, dan datang langsung ke kantor KPU Kapuas Hulu memberikan tanggapan secara tertulis

“Setelah tanggapan masuk, kita akan melakukan kajian. Sejauh ini baru satu lapora  yang sudah masuk menyampaikan tanggapan,” ungkap Yani.

Seperti diketahui, jumlah caleg yang mendaftar sebanyak 381 orang, setelah dilakukan penelitian administrasi, tidak memenuhi syarat sebanyak 14 orang, sehingga ada 367 caleg yang diumumkan dalam DCS.

Sejauh ini kata Yani, dalam proses dan tahapan yang ada, tidak ada kendala. Demikian juga untuk Parpol yang mendaftarkan Calegnya, misal syarat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen juga terpenuhi.

Pleno Rekapitulasi 

Hal yang sama berlaku pula di Landak. KPU Landak menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP) Pemilihan Umum Tahun 2019, di aula kantor Camat Ngabang telah diselenggarakan, Selasa (14/8/18).

Ketua PPK Elihu Haryanto menyatakan bahwa daerah yang baru saja melaksanakan Pilkada, petugas PPS nya tidak melakukan pendataan coklit melainkan melakukan perbaikan data yang sudah ada. Misalnya untuk data pemilih yang sudah meninggal dunia maupun pemilih pemula. Apabila ada warga yang telah meninggal agar tidak dicantumkan sebagai pemilih lagi, begitu juga para pemilih pemula juga harus dimasukan dalam daftar pemilih.

“Saya juga ingatkan kepada anggota PPS tetap menjaga netralitas dan independesi, karena saya lihat beberapa anggota PPS ada yang masuk group – group politik di sosial media,” tegas Elihu.

Sementara itu, Kapolsek Ngabang menuturkan pihaknya selaku pengemban fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat berharap pelaksanaan pemilu dapat berjalan aman dan damai, kalo pun ada riak – riak yang terjadi semoga dapat diatasi bersama.

“Kita dari pihak Kepolisian juga mengingatkan kembali keaktualan data mesti diperhatikan dan diperbaiki,” lanjut Kapolsek. 

Kegiatan dihadiri oleh Ketua Panwascam Ngabang Aloysius, Ketua PPK Ngabang Elihu Haryanto,  Camat Ngabang Yosef. SE, Kapolsek Ngabang Komisaris Polisi Ida Bagus Gde Sinung, SH,MH,, Danramil Ngabang Kapten Karyadi serta para ketua dan anggota PPS. (alif)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply