Dengan Bercerita, jadi Gemar Membaca

 Kapuas Hulu

Kegiatan lomba bercerita bagi siswa SD/MI tingkat Kabupaten Kapuas Hulu yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat.

 

Kapuas Hulu,KRP.Com-Dengan lomba bercerita, pemerintah menghendaki agar kegemaran membaca meningkat di kalangan anak-anak. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kapuas Hulu Muhtarudin, saat menyampaikan laporan mengenai kegiatan Lomba Bercerita bagi siswa SD/MI tingkat Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2018, Senin (30/4).

“Kegiatan ini serangkaian dengan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional yang juga melaksanakan lomba bercerita dalam rangka memeriahkan Hari Perpustakaan Nasional,” kata Muhtarudin.

Kegiatan tersebut akan dilakukan mereka secara berjenjang. “Kita baru pertama kali melaksanakannya, nanti akan dilakukan rutin setiap tahun. Pemenangnya akan mewakili Kapuas Hulu ke tingkat Provinsi,” jelasnya.

Mengingat kegiatan tersebut sangat penting, maka Muhtarudin berharap peran aktif peserta. “Selain itu tujuannya  untuk menumbuhkembangkan agar budaya nusantara dalam gemar membaca buku dan bercerita tetap dilakukan,” harapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta dari 15 kecamatan, sementara delapan kecamatan tidak hadir. Lomba bercerita tersebut dilaksanakan mereka selama dua hari. 

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi dan Umum Setda Kapuas Hulu, Mohammad Yusuf, mengingkatkan sedikitnya ada tiga jalur dalam tumbuhkan minat baca tersebut. “Pertama, dimulai dari keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Di sekolah peran guru sangat penting dalam menumbuhkan minat baca, kemudian orang tua di rumah juga harus berupaya menumbuhkan minat baca dan bercerita kepada anak, kemudian masyarakat juga harus peduli agar kegemaran anak-anak membaca menjadi perhatian bersama,” papar Yusuf.

Menurut Yusuf, dengan melatih anak dalam gemar membaca dan bercerita adalah sesuatu yang sangat penting. Karena selain menjadi bekal dalam dunia pendidikan, diharapkan dia juga meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan.

“Latihlah anak-anak kita sejak dini, supaya mereka bisa menuangkan ide bercerita dalam sebuah tulisan,” pesan Yusuf. 

Yusuf juga berharap agar Dinas Perpustakaan terus mendorong para guru dan anak-anak, sehingga kegemaran membaca dan bercerita tinggi. “Membaca adalah jendela dunia. Anak-anak yang hadir ini merupakan utusan sekolah masing-masing. Mereka tentu sudah dilatih dan siap bertanding, yang juara akan mewakili Kapuas hulu ke Provinsi bahkan nasional. Maka pemerintah terus mendorong dalam merangsang anak untuk meningkatkan kegemaran membaca dan bercerita,” pungkas Yusuf. (alif)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply