Hutan Rawa Kerdil Terbakar

 Kapuas Hulu

Manggala Agni Brigdalkarhut Tana Bentarum bersama tim saat melakukan pemadaman api yang membakar hutan rawa kerdil diwilayah Sungai Marsaga desa Tanjung Kapuas kecamatan Suhaid,

 

Kapuas Hulu,KRP.com-Hutan rawa kerdil di wilayah Sungai Marsaga desa Tanjung Kapuas kecamatan Suhaid terbakar, Kamis (5/4). Kepala Daops Brigdalkarhut TaNa Bentarum Ade Arif mengungkapkan, diketahui kebakaran berawal dari laporan Syafarudin, salah seorang anggota Brigdalkarhut dan petugas resort Pulau Majang Atep Ugan sekira pukul 18.45.

“Kemudian tim Manggala Agni Brigdalkarhut langsung menuju ke lokasi kebakaran di daerah Sungai Marsaga sekitar pukul 19.30. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak Koramil Suhaid, Polsek Suhaid dan Pol PP kecamatan Suhaid terkait kejadian karhut itu,” ungkap Ade. Sesampainya di lokasi sambung Ade, tim langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan mesin pompa portable dengan koordinast sumber air pada N 00.62621° E 112.01024. Api berhasil dipadamkan dini hari setelah hampir 5 jam, sejak berangkat dari kecamatan Suhaid. 

“Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20, dengan luasan kebakaran sebesar 2,2 hektare,” terangnya. Adapun personil pemadam kebakaran terdiri dari 15 orang Manggala Agni Brigdalkarhut 3 orang Koramil Suhaid, 2 orang Polsek Suhaid, 2 orang masyarakat Desa Tanjung Kapuas.

“Tim kembali ke Mako Brigdalkarhut dan pelaksanaan moping up dilanjutkan pada pagi hari,” tuturnya. Ade menjelaskan, lokasi kebakaran hutan berada di luar zona Taman Nasional Danau Sentarum pada koordinat N 00.62774°, E 112.01122°dan jenis kebakarannya permukaan serta vegetasi yang terbakar adalah hutan rawa kerdil.

Menurut Ade, Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum memang rentan terjadi kebakaran akibat menyusutnya air di danau. Selain itu tipikal hutan rawa yang ada di danau menambah peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Lebih lanjut Ade mengatakan, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci penting untuk memadamkan kebakaran hutan kali ini, apalagi jelang musim kemarau pada bulan April. 

“Koordinasi intensif dengan aparat Kepolisian, TNI terus kami lakukan serta melakukan sosialisasi pencegahan Karhutla ke desa – desa dan tokoh masyarakat,”katanya.(alif)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply