Jangan Hanya Bergantung pada Padi

 Kapuas Hulu

 

Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero menancapkan tugal tanda tanam perdana metode tumpang sari jagung, kedelai, dan ubi kayu di Dusun Jelemuk, Desa Suka Maju, Kecamatan Mentebah, belum lama ini.

Kapuas Hulu,KRP.com-Selain komoditas padi, banyak tanaman lain yang cocok dikembangkan di Kabupaten Kapuas Hulu. Bahkan, bukan hanya di daerah daratan, daerah pesisir danau dan sungai juga memiliki potensi besar mengembangkan tanaman pangan.

Bupati Kapuas Hulu AM Nasir ketika menghadiri kegiatan Gerakan Peningkatan Produksi Pertanian Melalui Penanaman Padi Pada Musim Gadu 2018 di Desa Mensusai, Kecamatan Suhaid, Rabu (16/5), menyampaikan kepada para petani, agar dalam memenuhi kebutuhan, mereka tidak semata-mata tergantung pada padi. “Namun juga dapat menjadikan commodity lain sebagai makanan alternatif. Contohnya seperti ubi dan ketela, kandungannya sama dengan beras, sehingga dapat dikonsumsi untuk bahan makanan alternatif,” ungkap Nasir.

Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini juga mengharapkan agar program swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah, mendapat dukungan masyarakat. Caranya, menurut dia, para petani mesti berkomitmen dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian yang ada.

Salah satu trik yang bisa dilakukan petani agar secara kuantitas maupun kualitas pertanian meningkat, yakni dengan menjadi seorang petani yang disiplin dalam bertani. “Disiplin merupakan modal utama dalam upaya meningkatkan hasil pertanian,” kata Nasir.

 Menurut Bupati, orang yang disiplin cenderung kreatif, sehingga mampu melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Apalagi, dia menambahkan, Kapuas Hulu memiliki luas daerah, dengan tingkat kesuburuan tanah yang tidak kalah dengan daerah lain.

“Jadi saya harapkan kita tidak lagi berketergantungan dengan beras dari luar, namun produksi kita harus terus ditingkatkan,” pinta kepala daerah dua periode ini.

Di kesempatan yang sama, petani Desa Mensusai, Padli, berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kapuas Hulu membantu para petani, dalam mengembangkan sektor pertanian, dengan cara memberikan bantuan serta dalam sektor pemasaran beras produksi mereka. Padli mengharapkan pula, para petani juga harus dibimbing serta difasilitasi alat-alat pertanian yang modern, agar mampu memproduksi padi dalam jumlah yang besar. Sehingga, harapan dia, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mendukung swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah.

“Negara-negara maju, mereka bekerja sudah tidak mengandalkan tenaga, melainkan mesin, jadi wajar produksi mereka berlimpah, karena rata–rata menggunakan tenaga mesin,” ucapnya. (alif)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply