Kapuas Hulu Bangun 325 Unit Rumah Program BSPS

 Kapuas Hulu

alah satu rumah dari program BSPS dikerjakan. Tahun ini program tersebut akan didapat kembali Kapuas Hulu sebanyak 325 unit.

 

Kapuas Hulu,KRP.com-Kapuas Hulu menjadi salah satu Kabupaten Kota yang mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kemenetrian Perumahan Rakyat tahun 2018 ini. Bahkan jumlahnya mencapai 325 unit. 

Tentunya dengan program BSPS tersebut diharapkan akan membantu lebih banyak masyarakat untuk meningkatkan kualitas hunian yang mereka miliki serta mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).  

“Tahun 2018 ini sebenarnya Kapuas Hulu mendapatkan kuota BSPS 385 unit, namun karena ada intervensi kebijakan pemerintah pusat, kuota kita pun dikurangi 60 unit sehingga menjadi 325 unit di T-1, namun Pemda Kapuas Hulu berharap 60 unit yang didrop akan dapat ditampung di Reguler 2018 bersama dengan 100 unit yang sudah diusulkan jadi total 160 unit ” kata Syarif Usmardan Kabid Perumahan dan Pemukiman Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kapuas Hulu, Rabu (21/3). 

Pria yang akrab disapa Mardan ini mengungkapkan, kuota BSPS Kapuas Hulu tahun 2018 ini jumlahnya sedikit meningkat ketimbang tahun 2017 yakni 311 unit. Untuk tahun ini program BSPS lebih difokuskan untuk dua Kecamatan saja terlebih dahulu yakni Kecamatan Bunut Hulu dan Silat Hulu. 

“Namun kecamatan yang lain juga ada merasakan program ini, namun tahun ini memang Silat Hulu ini lebih difokuskan terlebih dahulu untuk dituntaskan, begitu seterusnya untuk kecamatan dan desa lainnya biar ada unsur pemerataan dalam program BSPS ini,” ungkapnya. 

Mardan mengungkapkan, hingga hari ini program BSPS belum dikerjakan karena masih dalam tahap seleksi koordinator fasilitator (KorFas) dan Tenaga Fasilitas Lapangan (TFL). Menurutnya, program BSPS ini disalurkan kepada masyarakat yang memiliki RTLH. Untuk bantuan peningkatan kualitas rumah disalurkan dalam bentuk bahan bangunan sehingga mendorong masyarakat untuk memiliki keswadayaan dalam membangun rumah secara berkelompok. 

Mardan menjelaskan untuk program BSPS ini, setiap penerima BSPS akan diberi bantuan dana sebesar Rp15 juta untuk merenovasi rumahnya. Dana ini diberikan sebagai bentuk stimulan (rangsangan) dari pemerintah pusat untuk masyarakat dalam meningkatkan kualitas hunian mereka. 

“Dari program ini sendiri masyarakat mendapatkan bantuan hanya rumah dengan ukuran maksimum 36 persegi saja. Tapi terkadang di lapangan, masyarakat itumembangun rumah lebih dari ukuran yang ada, menurut aturan teknisnya diperbolehkan asal selesai atau funsional sesuai dg juklak dan juknis yan ada” ujarnya. 

Mardan mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan BSPS ke Kemenpera, namun dalam pengusulan ini pihaknya juga harus melengkapi readiness criteria semacam syarat-syarat bagi penerima program tersebut antara lain: KTP, KK, Surat Keterangan Penghasilan, Surat Keterangan Tanah dan foto penerima bantuan. 

“Itu syarat dalam proposal, jika proposal ini disetujui. Maka ada data tambahan lagi yang harus dilengkapi kembali, untuk itu bagi kecamatan atau desa yang menginginkan bantuan melalui program ini sebaiknya sebelum mengusulkan sudah dapat melengkapi persyaratan readines criteria yang dimaksud,”paparnya. (*)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply