Proyek Tebing Sungai Diusut

 Kapuas Hulu

Proyek pembangunan penguatan tebing sungai Kapuas di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan ini tengah diselidiki Kejari Kapuas Hulu karena dianggap bermasalah.

 

Kapuas Hulu,KRP.com-Proyek pembangunan penguatan tebing sungai Kapuas yang ada di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan kini tengah diselidiki Kejari Kapuas Hulu. Pasalnya proyek yang berasal dari dana APBN tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp10 miliar dianggap tidak sesuai pembangunannya. 

Belum ada satu tahun proyek pembangunan penguatan tebing sungai Kapuas yang ada di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan dinikmati masyarakat. Namun kini kondisinya sudah miring bahkan tebing pun sudah ada yang roboh dihantam arus sungai. 

Proyek yang dikerjakan oleh PT Kreasindo Putra Bangsa Dirut Toni Handri Yani ini pun membuat masyarakat setempat merasa kecewa dengan pembangunan yang dilaksanakan tersebut, karena belum lama dibangun, proyek tersebut sudah hancur. 

“Awal-awal pembangunan dulu, mereka yang ingin bekerja sempat lapor ke kami. Tapi sudah selesai pembangunan berita acara penyelesaian saja tidak ada,” kata Didi Kaur Pemeritahan Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (18/4). 

Jika melihat hasil pembangunan tebing sungai tersebut kata Didi, pihaknya sangat menyayangkan karena belum lama dibangun sudah hancur. Semestinya dengan penggunaan dana APBN tersebut, seharusnya pemerintah daerah ikut mengawasi pembangunannya sehingga proyek tersebut berjalan dengan baik. 

“Pemerintah Kabupaten harusnya ikut campur tangan, kalau kami hanya menerima bangunan saja,” ucapnya. Lebih lanjut Didi mengatakan, bermasalahnya proyek tersebut, pihaknya hanya ingin kepada perusahaan yang mendapatkan proyek tersebut harus bertanggungjawab dalam pekerjaanya tersebut. Pihaknya juga menginginkan penegak hukum juga dapat mengusut tuntas proyek tersebut karena sudah menghabiskan uang negara begitu besar. 

“Kalau beginikan pembangunannya tak bisa dinikmati masyarakat,” ucapnya. 

Sementara itu Ricky Pangabean Kasi Pidsus Kejari Kapuas Hulu mengungkapkan bahwa, proyek pembangunan penguatan tebing sungai Kapuas memang tengah ditangani pihaknya. Penangan kasus ini berawal dari laporan dari masyarakat ada karena menganggap pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai. 

“Jadi kami masih mendalaminya, terkait pemeriksaan masih dalam pennyelidikan,” ucapnya. Ricky mengatakan, proyek ini dikerjakan pada tahun 2017 lalu dengan dana Rp10 miliar, namun untuk kerugian negara, pihaknya belum mengetahuinya karena prosesnya masih dalam penyelidikan. 

Lanjut Ricky, kasus pembangunan penguatan tebing sungai Kapuas yang ada di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan sebenarkan tunggakan kasus dari tahun 2017 yang mesti mereka selesaikan. 

“Kasus ini bergulir pada tahun 2017 dan menjadi tunggakan kasus yang mesti kami selesaikan tahun ini,”pungkasnya.(alif)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan