Sinyal Sulit, Komunikasi Pinoh Susah

 Melawi

Ilustrasi

Melawi,KRP.com-Sinyal selular sangat sulit diperoleh, di kabupaten Melawi. Sinyal seluler 11 kecamatan kurang memadai. Apalagi di kawasan pedesaan. Jika warga desa ingin berkomunikasi ponsel harus mendapatkan sinyal di dataran lebih tinggi.

“Jaringan sulit. Ini karena tower dari telekomunikasi tidak semuanya ada di kecamatan. Ini perlu diajukan pemda kepada pusat,” ucap Yanto, warga Kecamatan Menukung Minggu (11/3).

Dia mengatakan, dengan keterbatasan itu akan menghambat komunikasi masyarakat. Ia menuturkan kemajuan teknologi dan informasi selayaknya dapat memudahkan pelayanan masyarakat untuk berinteraksi antardaerah. Sehingga diperlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah melalui dinas terkait. Supaya sinyal telekomunikasi bisa didapatkan oleh masyarakat ditingkat pedesaan.

“Kita ada seratus lebih pemerintahan desa ditingkat kabupaten. Tapi masih banyak masyarakat desa belum mendapatkan jaringan telekomunikasi secara layak. Ini perlu diperhatikan, supaya komunikasi masyarakat semakin berkembang lebih baik,” ungkapnya pria dua anak ini.

Sementara warga Kecamatan Pinoh Selatan, Sumardi menambahkan persoalan jaringan sinyal telekomunikasi sangat sulit di pedesaan. Apalagi jaringan komunikasi handpone sudah banyak dimiliki masyarakat dipedesaan.

“Kalau ingin mendapatkan jaringan sinyal kita harus berada didataran lebih tinggi. Jika tidak jaringan komunikasi seluruh operator sulit didapatkan,” terangnya.

Dia menyatakan, permasalahan jaringan telekomunikasi sangat perlu diperhatikan pemerintah daerah maupun pusat. Sehingga komunikasi antarmasyarakat semakin lebih baik. Bahkan perlu juga disediakan jaringan listrik dipedesaan. Karena akses penerangan rumah warga masih banyak belum teraliri listrik.

Ia mengungkapkan keberadaan jaringan telekomunikasi dan listrik sangat diperlukan untuk membangun sektor kemandirian ekonomi masyarakat dipedesaan. Apabila kedua jaringan itu tak juga diperhatikan oleh pemerintah daerah dan pusat. Kemajuan pembangunan masyarakat dipedesaan akan semakin terpuruk dan tertinggal dibandingkan daerah kabupaten dan kota lainnya.

“Sudah lama masyarakat dipedesaan mengharapkan adanya perhatian pemerintah pusat. Tapi sampai sekarang tingkat pembangunan daerah belum juga diperhatikan secara layak. Padahal kawasan kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kalteng. Sehingga perlu ditata dan dibangun sektor perekonomian yang lebih baik,” harap Sumardi.  (Sirait)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply