Apresiasi Anak Muda Peduli Lingkungan

 Sintang

Jarot Apresiasi Anak Muda Yang Peduli Lingkungan

 

Sintang, KRP.Com-Duduk lesehan di Kopel Taman Bungur depan Pedopo Bupati Sintang dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, berbaur dengan komunitas anak muda.

Seperti forum anak muda Mari Berbagi, Forum Anak Daerah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah, Sejumlah Pelajar, Komunitas Sahabat Alam Borneo dan Komunitas Reftil Sintang.

Acara ini degelar (25/2) berlangsung hangat dan merakyat.

Kepada para anak muda tersebut, Jarot mengatakan saat ini Kota Sintang memiliki jumlah penduduk sekitar 70-80 ribu jiwa yang melakukan aktivitas pada malam hari dan pada siang harinya.

Sekitar 120 ribu jiwa baik dari luar kota yang berkerja di Sintang, dari kehidupan rumah tangga, dan sebagainya akan menghasilkan sampah yang banyak sekali.

Berapa banyak sampah perhari kira-kira kalau satu orang menghasilan 0,8 liter sampah, jadi kalau 120 ribu jiwa, kira-kira sampah yang di hasilkan sekitar 100 ribu liter perhari dengan sampahnya bermacam-macam, beber Jarot.

Jadi, menurut saya, kalau tumbuh kesadaran dan kepedulian di antara anak-anak muda, tumbuh kesadaran antar masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampahnya dengan baik maka, hal tersebut akan mengurangi beban pemerintah.

Akan mengurangi beban bumi akan resiko sampah yang di hasilkan dalam aktivitas sehari-hari. “jadi hari ini saya bergembira dan apa yang kalian lakukan, tidak usah liat berapa besar sampah yang dikumpulkan, bagaimana cara kalian mengumpulkan sudah sudah termasuk peduli, generasi muda saat ini sudah bagus, ungkap Jarot.

Sementara itu Ketua Panitia kegiatan dari Komunitas Mari Berbagi Rahmawati mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dengan Indonesia bebas sampah 2020.

Pelajar, mahasiswa, dan komintas anak muda yang ada di Sintang. Melakukan aksi ini tujuannya untuk edukasi, mengajak dan mengajarkan kebaikan peduli akan lingkungan dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional di kabupaten Sintang ini sudah di mulai sejak 19-25 Februari 2018 ini yang sebelumnya sudah di lakukan kegiatan workshop.

Kegiatan edukasi tentang sampah dan lingkungan jug kami dapat dari dinas terkait dan bank sampah serta turorial pembuatan mural/seni lukis pada tempat sampah.

Tanggal 25 Februai 2018 ini acara puncak kita memungut sampah di taman bungur dan pesisir sungai kapuas serta pengumuman pemenang seni lukis/mural pada tempat sampah, jelas Rahma. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply