Buka Acara Pengembangan Kelompok Usaha  

 Sintang

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, saat membuka acara program pengembangan kapasitas usaha, pembukaan klasterisasi kelompok usaha perkebunan kelapa sawit.

 

Sintang. KRP. Com-Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, belum lama ini membuka acara program pengembangan kapasitas usaha, pembukaan klasterisasi kelompok usaha perkebunan kelapa sawit, di Balai Praja Komplek kantor  Bupati Sintang.

Hadir sebagai tamu utama pada acara itu, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani, Arif Mulyadi.

Pada sesi pertama, Jarot mengemukakan dulu situasi angka kemiskinan yang menurutnya masih stagnan.

Di satu sisi, kita tahu yang mempunyai daya tahan paling kuat dalam menghadapi krisis ekonomi itu UMKM, lanjutnya.

Tapi, UMKM ini akan punya masalah besar, yaitu modal, kepabilitas, kemampuan ketrampilan kerja, dan marketing, sebab itulah kita harapkan PT PNM ini akan memberikan solusi-solusi berkaitan dengan hal tersebut, jelas Jarot.

Yang jelas solusi sangat ditunggu para petani kita dan yang kalau dapat jadi binaan mereka (PT.ONM-red) lewat program pengembangan usaha ini, harapnya lagi.

Bupati Sintang itu sangat mengapresiasi program yang dilakukan PT PNM ini sebab akan sangat membantu pemerintah dalam mewujudkan visi untuk masyarakat sintang yang maju dan sejahtera.

Dalam acara itu, hadir juga para nasabah PT PNM, petani dan kelompok usaha perkebunan kelapa sawit yang ada di Sintang, Ada sekitar 100 orang peserta hadir dalam kegiatan ini. 

Kegiatan ini juga menyajikan ekspo produk-produk hasil kelompok binaan yang telah berjalan. Ada yang bergerak di bidang pertanian, kriya dan makanan. 

Kegiatan hari itu, ada pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kelompok usaha.

Mulai budidaya sawit, hingga cara menggunakan obat pertanian, pengolahan produk turunan dari hasil perkebunan kelapa sawit. 

Arif Mulyadi, dalam arahannya berbicara tentang, membangun sinergi dan kolaborasi antar petani binaan.

Kita adakan pembinaan dan pendampingan ini selama kurang lebih 5 bulan, setelah itu kita akan evaluasi,” kata Arif Mulyadi.

Kepala BUMN itu juga menyerahkan cinderamata berupa wayang kepada Bupati Sintang, sebaliknya Bupati Sintang serahkan cinderamata plakat Tanaman Entuyut. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply