Buka Pelatihan SAR

 Sintang

Buka Pelatihan SAR dilaksanakan di Hotel My Home Sintang.

Sintang,KRP.Com

Sebanyak 61 orang Potensi SAR yang berasal dari 5 Kabupaten di Wilayah Timur Kalbar, antara lain, Sanggau 6 orang, Sekadau 2 orang, Melawi 5 orang, Sintang 42 orang dan Kapuas Hulu 6 orang mengikuti pelatihan teknik pertolongan di permukaan air.

Pelatihan dilaksanakan di Hotel My Home Sintang (25/3) dan dibuka oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno.

Pelatihan oleh Basarnas Kalbar itu, juga di hadiri Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS)- RI  Marsekal Pertama TNI  F. Indra Jaya.

Dalam sambutannya Jarot Winarno mengatakan, penanggulangan bencana, kegawatdaruratan, kegiatan pencarian dan pertolongan, tantangan pertama kali pada detik kejadian itu adalah koordinasi, mau telpon siapa, nomor teleponya berapa, potensi SAR yang terdekat ada dimana, sehingga hal-hal yang terjadi bisa cepat tertangani.

Hari ini terasa betul kita ini jadi satu kesatuan, terima kasih kepada badan nasional pencarian dan pertolongan yang telah membuat kita terpadu seperti ini, sehingga kedepannya dengan keterpaduan ini setiap kejadian yang memerlukan antisipasi akan cepat kita tangani, prima pelayanan dan selalu terpadu, ungkap Jarot kemudian.

Untuk itu Jarot harapkan, sharing dan caring dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan untuk melatih 61 potensi SAR dapat segera memiliki keterampilan, kemampuan dalam melaksanakan proses pencarian dan pertolongan dengan cepat.

Akhirnya nanti semangat yang ada di tambah kapasitas yang memadai kemudian di manfaatkan secara terpadu sehingga tersedia pelayanan SAR yang cepat dan prima, lanjutnya.

Sementara itu Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS)- RI  Marsekal Pertama TNI  F. Indrajaya mengatakan, pemberian pelatihan teknis pertolongan di permukaan air bertujuan memberikan dasar tekis menolong, sehingga nanti para Potensi Sar yang dilatih dapat memberikan pertolongan dengan benar, karena hal ini dasar dan keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap potensi SAR.

Kalau dia sudah punya potensi terutama untuk dirnya sendiri, kemudian dia akan diberikan teknik untuk menolong oran glain, jangan sampai nanti ketika menolong orang lain justru menjadi korban. karena tidak bisa melaksanan pertolongan dengan baik.

Soal komunikasi selanjutnya, setelah ini ada grup untuk koordinasi dan berkomunikasi, kalau ada musibah yang terdekat yang akan segera meluncur, sebelum tim SAR, Kata Indra

Indra menambahkan, untuk pelatihan ini di fokuskan di permukaan air, mengingat di Kalimantan banyak sungai, korban juga banyak tenggelam. teknik ini sangat diperlukan. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan