Buka Pengajian Akbar Dan Gebyar Wayang Kulit

 Sintang

Pengajian Akbar dan Gebyar Wanag Kulit kerjasama Pusat Paguyuban Warga Jawa (PUSPAWAJA) dan Forum Pemuda Jawa (FPJ)

Sintang,KRP.Com-Dalam rangka peringatan tahun baru islam 1 Muharam 1440 Hijriah, Alumni Madrasah Aliyah Yayasan Tarbiyah Islam Kabupaten Sintang menggelar Pengajian Akbar dan Gebyar Wanag Kulit bekerjasama dengan Pusat Paguyuban Warga Jawa (PUSPAWAJA) dan Forum Pemuda Jawa (FPJ).

Acara itu digelar (7/10) di areal SMPN 2 Sintang dibuka Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Syamsul Hadi mewakili Bupati Sintang.

Syamsul Hadi mengatakan, peringatan tahun baru islam setiap tanggal 1 Muharram Umat Islam dituntut untuk menangkap spirit dan pesan berhijrah.

Dari berhijrah itulah para Nabi beserta sahabatnya dapat membangun peradapan suatu tatanan kehidupan yang bercirikan keadilan, persamaan, persaudaraan, toleransi, perdamaian, dan berkemajuan”, kata Syamsul.

Menurutnya, kehidupan sosial disaat ini sangat banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, tatanan kehidupan sekarang memiliki tantangan yang semakin kompleks.

Seperti kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, radikalisme, terorisme, narkoba dan sebagainya, jadi untuk itu kita harus bisa menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan melakukan semangat berhijrah dan perubahan diri, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Trinanto mengatakan bahwa kegiatan Pengajian Akbar dan Gebyar Wayang Kulit diselenggarakan atas dasar Peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah.

Kita laksanakan kegiatan ini dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah yang dimana kami ini adalah Alumni Madrasah Aliyah Yayasan Tarbiyah Islam Kabupaten Sintang.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Puspawaja”. Kata Trinanto

Masih kata Trinanto, selain peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah, agenda-agenda yang telah ditempuh adalah reuni akbar, kita selenggarakan juga kegiatan ini untuk ajang silaturhami antara teman-teman sekolah lama, selain itu juga kita ingin berbaur bersama masyarakat, mendengarkan pengajian bersama, serta menonton pagelaran wayang kulit”, tambah Trinanto. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply