Buka Rakor Program PKH

 Sintang

Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka kegiatan rapat koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2018 di Kabupaten Sintang.

Sintang, KRP.Com-Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka kegiatan rapat koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2018, yang diselenggarakan Dinas Sosial Kabupaten Sintang, bertempat di Balai Ruai kompleks rumah dinas jabatan Bupati Sintang, Kamis (31/5).

Pada kegiatan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yaitu Kartiyus, dan para camat se-Kabupaten Sintang, serta para pendamping PKH.

Dalam arahannya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa program PKH adalah program menurunkan angka kemiskinan, yang mana program ini sangat relevan dengan visi Pembangunan kab Sintang.

Program PKH harus kita ambil sebagai peluang untuk mengoptimalkan tingkat kemiskinan didaerah kita, kata Jarot.

Jarot mengungkapkan mengingat pentingnya rapat koordinasi PKH yang diprakarsai Dinas Sosial ini maka, dihadiri OPD terkait serta pendamping.

Misalnya, antara Camat dengan OPD terkait dan pendamping perlu adanya koordinasi dan komunikasi agar program-program yang ingin dicapai tepat sasaran.

Dan, Saya yakin pihak keluarga yang mendapatkannya merasa terbantukan. ungkapnya.

Dalam rapat tersebut Bupati Sintang menyampaikan untuk terus memvalidasi data dan informasi yang relevan, mengecek kembali tahapan-tahapan yang sudah berjalan, “ini dilaksanakan agar keberhasilan program ini dapat dicapai dengan maksimal, tuturnya.

Kemudian Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Perlindungan, dan Jaminan Sosial, Ernawati Sinaga mengatakan bahwa PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga dan / atau seseorang miskin dan rentan.

Syaratnya adalah bagi yang terdaftar data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh Pusat, Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH”, katanya.

Sambung Ernawati Sinaga menjelaskan bahwa Program Keluarga Harapan ini memiliki empat tujuan dasar, “pertama meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, kedua mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan miskin, ketiga menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan sosial dan yang keempat mengurangi kemiskinan dan kesenjangan antar kelompok pendapatan”, jelasnya.

Untuk di Kabupaten Sintang tambah Kabid bahwa di Kabupaten Sintang memiliki 72 pendamping yang disebar ke wilayah kecamatan se-Kabupaten Sintang, “Ambalau 7 pendamping, Binjai Hulu 2 Pendamping, Dedai 4 Pendamping, Kayan Hilir 7 Pendamping, Kayan Hulu 6 pendamping, Kelam Permai 3 pendamping, Ketungau Hilir 5 pendamping, Ketungau Hulu 7 pendamping, Ketungau Tengah 8 pendamping, Sepauk 8 pendamping, Serawai 5 pendamping, Sintang 3, Sungai Tebelian 3 dan Tempunak 4 pendamping”, ungkapnya. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply