Buka Seminar Kesehatan

 Sintang

Suasana Seminar Kesehatan dalam rangka Rakerda Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI).

Sintang,KRP.Com-Dalam upaya lebih mengoptimalkan peran  Organisasi profesi  untuk mampu berkontribusi dalam pemeliharaan kesahatan gigi secara nyata,  hari  Sabtu (17/11) dilaksanakan Seminar  Kesehatan dalam rangka Rakerda Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) di Aula Hotel Sakura Sintang.

Kegiatan itu, di ikuti dan di buka langsung   Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno, yang mayoritas pesertanya adalah pelaku kesehatan gigi di daerah itu.

Bupati Sintang Jarot Winarno, yang juga seorang dokter dalam sambutannya menyebut, Pemeliharaan kesahatan gigi di Kalimantan Barat ini sangat diperlukan, berdasar riskesda DMFB  kita itu 6,2 angka  kerusakan  gigi yang cukup tinggi di banding propinsi –poropinsi  lain di Indoensia.

Permasalahan gigi dan mulut itu dampaknya kepermasalahan social, lanjut Bupati, seraya menyebut, seperti banyak anak-anak yang ingin masuk tentara di perbatasan, banyak gagal masuk tenatara akibat gigi nya rusak.

Termasuk  ingin masuk calon Polri, juga banyak yang gagal akibat giginya rusak.

Ini yang perlu kita tingkatkan masyrakat kesadarannya untuk merawat gigi, ajaknya.

Selain akibat factor kualitas  air, lanjut Jarot. memang kita akui  didaerah perbatasan ini  jumlah para tenaga kesehatan yang bisa hipertensi dalam permasalahan gigi dan mulut ini jumlahnya masih sangat terbatas.

Dan, pemerintah melalui Dinas kesehatan dan Rumah Sakit sudah berupaya namun  tidak akan bisa mengatasi permasalahan ini sendiri.

Tentunya, keberadaan dan  peran Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) sangat penting membantu pemerintahan dalam pencegahan kerusahan gigi dan mulut di Kalimantan Barat” jelas Bupati Sintang itu.

Masih menurut  Bupati Jarot, sebagai Organisasi profesi yang memiliki 2 tugas utama yaitu 1. Persatuan organisasi, harus mampu meningkatkan profesionalisme  anggotanya dengan melaksnakan berbagi kegiatan seperti ini.

Melalui Seminar-seminar  Kesehatan, dan pemerintah Kabupaten Sintang akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan seminar seperti ini  apabila menyangkut kegiatan peningkatan profesionalisme profesi.

Ke 2, Sebagai tugas organisasi profesi PTGMI  diharapkan selalu menjaga etika profesionalisme kita, karena sekarang ini teman-teman kesehatan banyak terdengar macam-macam, ungkap Bupati.

Bupati menyinggung, seperti kemarin adik-adik yang magang dirumah sakit saja  melakukan protes dan mogok 2 hari kerja, pakai baju hitam  ini tindakan yang kurang pas, tetapi saya memberikan arahan dan teguran serta  memberikan semangat, katanya.

Saya tetap tegur, ujar Bupati dengan alasan, karena mereka menelantarkan pasien 2 hari, tindakan ini dinilai kurang pas untuk dilakukan dan tentunya teman-teman PTGMI saya berharap selalu menjaga  etika kita  serta tingkatkan kwalitas profesionalisme.

Kami tentunya dari Jajaran pemerintah siap menerima bantuan dalam mengatasi permaslahan gigi dan mulut di daerah ini, harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia  Pelaksana  Rakerda PTGMI  yang juga Pengurus DPC Kabupaten Sintang Eva Leilla  Nurlatifah,A.Md.KG menyatakan,  dalam kegiatan Seminar dan Rakerda Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia(PTGMI) Kalimantan  Barat Tahun.2018, ini juga melakukan kegiatan Bhakti Sosial gabungan dengan Pengrus DPC PTGMI Kabupaten Sintang,

DPC PTGMI Kabupaten Sekadau  dan DPC PTGMI Kabupaten Melawi  yaitu melalui Penyuluhan Kesehatan Gigi,  Demontrasi Sikat Gigi Bersama,  dan Pemberian berupa tempat Pemeliharan Gigi dan Mulut. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan