Buka Sosialisasi Saber Pungli

 Sintang

Bupati Sintang saat buka acara Sosialisasi Saber Pungli

 

Sintang, KRP.Com-Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH membuka acara sosialisasi sapu bersih pungutan liar (pungli) di Kabupaten Sintang tahun 2018 di Gedung Pancasila Sintang, Jumat (9/3/2018).

Bupati katakan, Jika kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, substansinya adalah upaya perubahan secara sadar, terencana, bertahap dan terus menerus.

Bila hal itu kita laksanakan dengan konsisten maka, akan tercipta kultur, proses dan institusi birokrasi yang akuntabel dan profesional,” katanya saat buka acara itu.

Bupati melanjutkan, Pungli telah menjadi musuh bangsa. keberadaan praktek ini telah menyebabkan ekonomi berbiaya tinggi, menurunnya kinerja pelayanan publik dan pembangunan serta terjadi ketidakpercayaan masyarakat.

Maka dengan kegiatan kita hari ini, sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahanan di kabupaten Sintang, mari kita dukung sebagai bukti bahwa satgas saber pungli kita tidak vakum, tegasnya.

Herkolanus Roni, selaku ketua penyelenggara menyampaikan bahwa pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah ini, khususnya area-area yang memiliki resiko terjadinya pungli, telah dipetakan pihaknya.

Seperti area-area yang berkaitan dengan perijinan, dana desa dan pelayanan publik lainnya.

Roni menyebut, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun komitmen bersama berantas pungutan liar (Pungli)

Tidak hanya itu, Roni juga sebut bahwa pihaknya juga ingin mewujudkan sinergisitas koordinasi antara pihak kepolisian, kejaksaan dalam penegakan peraturan berkaitan dengan saber pungli ini,” tambahnya.

Kabag Hukum Setda Sintang itu menambahkan, Kegiatan dimaksud juga untuk meningkatkan kepercayaan publik, keadilan dan kepastian hukum bagi apartur pelayanan publik di Kabupaten Sintang.

Bertindak narasumber pada kegiatan itu, antara lain Wakil bupati Sintang, Drs. Askiman, MM, perwakilan dari Kejaksaan, Kepolisian dan Inspektur Kabupaten Sintang.

Kurang lebih 1.000 orang peserta, terdiri dari Kepala Desa, Lurah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat, Kepala Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, serta Kepala SKPD Se-Kabupaten Sintang. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan