Buka Sosialisasi Strategi Nasional KP2S

 Sintang

Sosialisasi Stategi Nasional KP2S

Sintang,KRP.Com

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, Selasa (12/3) membuka sosialisasi strategi nasional Konvergensi Percepatan dan Pencegahan Stunting (KP2S) di Aula Dinas Kesehatan Sintang.

“Stunting itu bukan karena kurang makan, jangan karena anak kita pendek, kerdil lalu kita paksa-paksa makan banyak,”  kata dr. Jarot mengawali sambutan dan arahannya.

Pria lulusan kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan, beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab stunting, adalah oleh kesalahan fatal sang ibu yakni tidak memberikan ASI selama 6 bulan pertama dan pemberian MP-ASI (makanan pendamping ASI) yang kurang sesuai dengan aturan kesehatan.

Kita ni baru berapa hari lahir anak dah di kasi madu, nanti baru umur sebulan dah di kasi pisang, belum lagi permasalahan air bersih dan lingkungan rumah yang belum bersih.

Dengan perlakuan tersebut sehingga usus anak tu jadi tebal, yang harusnya usus itu menyerap sari makanan malah sibuk membunuh kuman yang masuk bersama makanan tadi.

Belum lagi, air yang di berikan kepada anak, untuk nyuci dan untuk masak, lagi makanan itu belum bersih. Setelah itu, makanan bergizi masuk pun akan jadi sulit terserap,” terangnya lagi.

Dengan adanya proses sosialisasi ini, selaku pimpinanan daerah Kabupaten Sintang berharap agar stakeholder yang bekerja di area Kabupaten Sintang dapat saling bersinergi untuk menurunkan angka stanting yang ada.

Kemudian, kemiskinan yang menjadi salah satu faktor menyebabkan angka stunting di masyarakat tinggi, hingga 33% di Kabupaten Sintang, ungkapnya.

Henri Harahap mewakili Sekretaris Daerah selaku Ketua KP2S Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa  ada beberapa program pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal yang ikut terlibat dalam KP2S. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Program Pamsimas, Koalisi Peduli Anak Sintang, dan PKK.

Acara hari ini bertujuan agar tim pelaksana aksi Kabupaten menjadi paham dan mampu untuk melaksanakan tahapan aksi penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Sintang seperti yang sudah kita rencanakan sebelumnya,” kata Henri.

Sosialisasi ini kita adakan selama 1 hari, nanti setelah acara pembukaan ini akan ada paparan dari narasumber, tim KP2S pusat,” ujarnya lagi. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan