Bupati Dukung Kibarkan Bendera di Bukit Kelam

 Sintang

pengibaran bendera merah putih raksasa di Bukit Kelam pada Minggu, 18 Agustus 2019

Sintang,KRP.Com

       Forum Ibu Pertiwi dan Kodim 1205 Sintang menginisiasi dilaksanakannya pengibaran bendera merah putih raksasa di Bukit Kelam pada Minggu, 18 Agustus 2019 jam 09.30 wib.

Kepala Seksi BKSDA Wilayah II Sintang, Bharata Sibarani yang ikut mendukung rencana itu menyampaikan, rencana pengibaran bendera raksasa tersebut, pihaknya dilibatkan.

Bahkan, selama proses pengibaran bendera, pihaknya mengingatkan agar yang terlibat  semua perhatikan sampah, utamanya puntung rokok untuk menghindari kebakaran.

Mengenai pendakian, Sibarani menjelaskan, sampai bulan Agustus pihaknya memang masih menutup jalur pendakian disebabkan tangga sedang perbaikan, saat ini sedang tahap lelang.

Meski demikian Bharata memastikan pengibaran bendera tetap terlaksana serta mengajak semua pihak berdoa smoga tidak terjadi gangguan apapun terhadap acara itu.

Mahmud anggota Basarnas Sintang, juga mengaku dilibatkan dan menyampaikan  siap ikut mensukseskan pengibaran bendera merah putih raksasa itu.

Handiyadi dari Kodim 1205 Sintang menjelaskan bahwa tim yang akan naik ke atas Bukit Kelam dan mengibarkan bendera berjumlah 30 orang yang berasal dari Yonif 642 Kapuas Sintang 10 orang, Vertical resque Bandung 3 orang, anggota tim panjat tebing dari Malaysia 1 orang, Brimob Kalbar 2 orang, Tim Mapala UNKA 6 orang dan Basarnas 2 orang, dan Jurnalis, terang  Handiyadi.

Deden Sutisna dari Vertical Resque Bandung menjelaskan teknik pengangkutan bendera merah putih raksasa akan digulung dan ditarik dari atas dengan metode khusus.

Bendera seberat 500 Kg, panjang 180 x 48 M, Rencananya, Jumat sore atau Sabtu pagi bendera sudah ada dipuncak, Saat pengibaran bendera, akan ada enam orang yang ikut turun ke tebing mengikuti bendera, Saat mengibarkan bendera kita menggunakan sistem rafting mengantisipasi angin.

Bendera akan diikat dengan tali statis di frame memanfaatkan kayu yang ada di tebing, kita tidak boleh ngebor batu, jelas Deden.

Bendera dikibarkan dari arah kanan ke kiri,  target proses pengibaran selama 30 menit sudah terbentang. Bendera akan dibentangkan selama 5 hari sampai satu Minggu, lanjutnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan pengibaran bendera merah putih di gunung ikon kabupaten Sintang tersebut, diharapkan  memiliki daya tarik, terutama masyarakat luar yang belum mengenal gunung kelam.

Ini akan menjadi perhatian masyarakat luas dan imbasnya juga akan memperkenalkan gunung kelam sebagai ikon wisata kabupaten Sintang, ungkap Bupati Sintang.

Pengibaran bendera raksasa ini  akan menumbuhkan semangat patriotisme dan rasa cinta pada tanah air Indonesia. Saya menyampaikan apresiasi  kepada semua pihak, pemerintah kabupaten Sintang mendukung sepenuhnya kegiatan ini.  Saya bersama Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward akan hadir disana” terang Bupati Sintang. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan