Bupati Tinjau Jembatan Nyange

 Sintang

pembangunan jembatan Nyange di kecamatan Serawai.

Sintang,KRP.Com

Komitmen Pemerintah  Kabupaten Sintang  untuk terus melakukan berbagai pembangunan segala sektor, seperti infrastruktur  jalan dan jembatan, sarana  pendidikan, olah raga, dibuktikan dengan pengawasan melihat dari dekat pembangunan itu.

Diantaranya, pembangunan jembatan Nyange di kecamatan Serawai, Senin (14/10) lalu ditinjau langsung Bupati Sintang dr.H. Jarot Winarno, sekaligus kunjungan kerja di tiga tempat di  Kecamatan Serawai.

Pertama pagi hari itu,  diawali  melakukan peninjauan progres pembangunan jembatan Nyange di Desa  Begori  Kecamatan Serawai  yang digarap CV  Semua Kawan Saya senilai Rp 4.437 M dari Dak Reguler Tahun Anggran 2019.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan akan dapat membuka dan mempermudah  akses  transportasi  dari Kecacatan Serawai ke Kecamatan Ambalau.

Turut meninjau dampingi bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang  Ir. Murjani, Anggota DPRD Sintang Ruddy Andreas, Kepala Bidang  Drainase dan Jembatan  Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Aef  Sutardi,ST.MT, Jajaran Forkopimcam, para Tokoh Masyarakat Kecamatan Serawai.

Pada siang harinya, Bupati Jarot dan rombongan melanjutkan  kunjungan ke Sekolah  Madrasah Tsanawiyah Serawai.

Disana, bupati melihat secara langsung  kondisi sekolah dan melakukan audensi  dengan Kepala sekolah dan para guru, terkait  kondisi sekolah  dan dilanjutkan foto bersama dengan para  guru dan pelajar.

Dari Madrasah Tsanawiyah Serawai, sore harinya melanjutkan  perjalanan ke  Desa Tanjung Harapan  menghadri  kegiatan penutupan  lomba sepak bola dalam rangka HUT Desa Tanjung Harapan   ke 12.

Dilapangan bola Desa itu, bupati sempat menyaksikan final  antara PS. Andas  melawan PS.  Ase Urus yang dimenangkan  PS. Andas dengan skor 3-1.

Dalam kata sambutannya,  Bupati Jarot menyinggung masalah fisik jalan mulai dari Desa Tanjung Harapan hingga Desa Nyange yang akan  di hampar  Pasir Batu (Sirtu) untuk  memperlancar transportasi masyarakat.

Bupati juga menngungkapkan kondisi Desa Tanjung Harapan yang baru berusia Dua Belas Tahun, dengan kondisi  seperti sekarang sudah sungguh sangat luar biasa.

Menurut Jarot, dulu desa itu sempat diklasifikasikan sebagai desa yang paling jelek  namanya adalah Desa sangat tertinggal, tapi sekarang naik sedikit namanya Desa berkembang, naik sedikit lagi namanya  Desa Maju, dan yang paling top adalah Desa Mandiri.

Sementara itu, Kepala Desa  Tanjung Harapan Dadang mengatakan,  pihaknnya mengucapkan  terimakasih atas kunjungan bupati dan rombongan pada penutupan rangkaian HUT Desa Tanjung Harapan. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan