Dampak Covid-19 Pengunjung Pasar Tradisional Mengalami Penurunan

 Sintang

Pasar Tradisional .

Sintang,KRP.Com

Hingga saat ini, dampak dari pandemic Covid 19 situasi pasar tradisional misalnya, terus mengalami penurunan baik pengunjung dan omset penjualan, harga daging ayam potong dan sembako lainnya, meski stabil tapi pembeli sepi.

Dipasar tradisional Jungjung  Buih Sintang misalnya, saat disambangi media ini Selasa (1/9) sejumlah warga pedagang disana rata-rata mengeluh karena sepi pembeli, padahal harga masih stabil.

Suryadi penjual daging ayam potong mengatakan, untuk satu bulan terakhir harga ayam potong masih stabil di harga Rp. 35.000/kilogram. tapi Imbas dari covid-19 ini pembeli mengalami penurunan hingga sebesar 40%, ungkapnya.

Bukan hanya masyarakat belanja ke pasar, penurunan daya beli dari rumah makan juga di akui Suryadi  menurun, biasanya satu rumah makan bisa membeli ayam potong sebanyak 25kg, sekarang hanya 10kg saja, ungkapnya.

 Untuk pasokan ayam sendiri kata Suryadi, untuk sekarang masih aman, ayam potong masih mudah didapatkan, terangnya.

Sementara untuk sembako sendiri, ibu Lina mengatakan kenaikan hanya terjadi pada harga bawang, dari sebelumnya Rp.4000/Kg menjadi Rp.6000/Kg. Kenaikan ini sudah mulai naik dari dua minggu terakhir.

 

Namun akibat covid-19, penjualannya  mengalami penurunan sebanyak 75% dari bulan Januari lalu.

Pedangang tradisional di Jungjung Buih berharap pendemi covid-19 cepat berakhir sehingga semua ekonomi masyarakat bisa kembali stabil.

Ditanya soal peralatan protocol kesehatan (Masker-red) selama berakrifitas di pasar, sejumlah pedagang disana hanya menjawab dengan senyuman saja. (Igo/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan