Danrem Kunjungi Kodim 1202/Skw

 Sintang

Kunjungan Kerja (Kunker) Komandan Korem 121/Abw Kolonel Inf Bambang Trisnohadi di Makodim 1202/Skw.

Singkawang, KRP.Com-Komandan Korem 121/Abw, Kolonel Inf Bambang Trisnohadi, untuk kali pertama sejak menjabat di sana, kunjungi Kodim 1202/Skw (1/11)

Danrem dalam pengarahannya kepada jajaran Kodim 1202 / Skw mengatakan,  mengingatkan tugas teritorial, tugas dan peran Babinsa seraya mengingatkan sejarah dari panglima Jenderal Sudirman yaitu operasi Pagar Desa, melindungi desa binaan.

Danrem mengingatkan, pada saat merdeka PKI sudah mulai mengembangkan organisasi dengan membentuk segala ormas, disitulah pungsi babinsa untuk melindungi masyarakat didesa binaan. Masuk ke orde baru banyak ABRI yang masuk ke ranah politik dan era reformasi banyak nya yang menghujat dengan menginginkan TNI masuk barak, tetapi sampai saat ini survei tertinggi masih dipegang TNI.

Kepercayaan ini sangatlah sulit  untuk diraih, saya minta citra TNI yang sangat baik bisa di jaga, tugas kita sekarang mempertahankan kepercayaan yang kita raih dan menjalankan semua perintah pimpinan dan salah satunya dengan menghindari pelanggaran, kita prajurit teritorial harus menjadi contoh pada warga yang kita bina.

     Dalam 8 wajib TNI sudah jelas, kesederhanaan harus ada dalam kehidupan kita, tugus kita harus mencegah bukan kita yang bermain dan larut, jangan sampai kita gadaikan kehormatan kita.

Menghadapi situasi politik 2019 Pilpres dan pileg, Pilkada sebelumya kita Kalbar mendapatkan prediksi terawan tetapi Pilkada masih bisa berjalan dengan aman dan lancar. Kita tidak boleh lengah, aparat teritorial dan aparat intel harus antisipasi dan cegah dini segala permaslahan diluar, rangkul Toga, Tomas dan Todat, karena mereka sangat penting untuk keamanan Pilkada, Netralitas harus kita jaga. Saya sampaikan juga Instruksi pimpinan setiap desa/Koramil menunjuk desa mandiri , masing-masing Koramil disiapkan dan masing-masing Koramil dicek warga Warakauri yang tidak mampu untuk melanjutkan sekolah maka akan di bantu dan ditampung oleh Kodam, karena datanya segera diminta oleh kodam.

      Selanjutnya penggunaan Medsos, Handphone (HP) bukan barang mewah dan dikalangan TNI sudah menjadi kebutuhan demi kelancaran tugas tetapi hati-hati dalam penggunaannya, apalagi yang dapat merusak citra TNI.

Sekali lagi tolong berhati-hati dalam penggunaan HP jangan salah memfosting yang berakibat merugikan diri dan satuan, kita aparat harus mengawasi dan mencegah, pinta Danrem (Penrem/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan