Data Penerima Bantuan Presiden Banyak Tidak Jelas !!!

 Sintang

H Sudirman dan Data penerima bantuan.

Sintang,KRP.Com

 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DISPERINDAGKOP dan UKM) telah melakukan penyaluran perdana bantuan presiden produktif untuk usaha mikro daerah itu.

 

Penyaluran perdana dilakukan langsung di BRI Cabang Sintang (17/9) disaksikan bupati Sintang,

 

Sehubungan telah disalurkannya bantuan presiden tersebut, dimana Sintang mendapat alokasi 863 penerima dengan total anggaran Rp 2.071,200.000, media ini Rabu(22/9) menyambangi DISPERINDAGKOP dan UKM, Sintang dan bertemu langsung Kadisnya H. Sudirman.

 

Kunjungan media ini kesana  mau konfirmasi dan klarifikasi terkait isu data UKM yang mendapat bantuan presiden di Sintang tidak sesuai syarat.

 

Misalnya, alamat penerima tidak jelas, usaha penerima tidak jelas, dan masih ada lagi syarat yang menurut  info di masyarakat bahwa banyak penerima bantuan itu syaratnya tidak sama sehingga menimbulkan kecemburuan di tengah masyarakat Sintang sendiri.

 

H Sudirman ketika disodori pertanyaan ini menjawab pertama, menjelaskan bahwa pencairan bantuan sudah dilakukan dan penerima (UKM-red) dapat mengambil langsung di Bank Rakyat Indonesia.

 

Bantuan yang diterima pelaku UKM ini tidak ada tahapannya, alias bantuan bersifat langsung tunai, dengan nominal Rp. 2.400.000.

 

Untuk pencairan dana bantuan, cukup membawa KTP dan Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan atau Desa, jelasnya.

 

Kedua terkait daerah sasaran penerima bantuan, Sudirman menjelaskan meliputi 14 kecamatan dengan syarat calon penerima mengajukan usulan dari dan  ke Kepala Desa dan selanjutnya ke Camat untuk menyeleksi siapa yang pantas menerima.

 

Terlepas dari hasil pendataan ini, penyeleksian yang berhak menerima bantuan presiden untuk UKM ini adalah dari pemerintah pusat, Terang Sudirman.

 

Disperindag hanya menerima usulan dari pelaku usaha, (Via Camat-red) selanjutnya pusat yang memvalidasi siapa yang berhak menerima bantuan, tambahnya

 

Ketiga ditanya kejelasan data penerima, mulai dari nama penerima, domisili penerima, usaha penerima, Sudirman menyuruh awak media ini melihat data yang tertera pada papan pengumuman di kantor DISPERINDAGKOP dan UKM daerah itu.

 

Dan ketika media ini melihat data yang dimaksud, terlihat jelas alamat penerima ada yang tidak ditulis, penerima hanya dicantumkan alamat jalan saja, tanpa ada nomor rumah, gang, sementara jenis usaha beberapa penerima terdapat hanya disebut wiraswasta.

 

Akan hal ini, Sudirman menjawab, pihaknya hanya menginput data yang masuk, dan data itu langsung dikirim ke pemerintah pusat, tutupnya. (Igo/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan