Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Putus

 Sintang

Jembatan gantung di Desa Lintang Tambuk Kec. Kayan Hulu.

Sintang,KRp.Com

Wakil Bupati Sintang Drs Askiman, MM, Selasa (14/4)  meninjau jembatan gantung di Desa Lintang Tambuk Kecamatan Kayan Hulu yang putus akibat diterjang banjir besar melanda desa itu.

Zakaria, Tumenggung Adat Desa Lintang Tambuk menjelaskan bahwa jembatan gantung putus dan hanyut setelah dihantam banjir besar pada Sabtu, 11 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Pagi itu sekitar jam 9 pagi terdengar suara gemuruh. Ternyata jembatan gantung kami sudah putus dan hanyut, ceritanya.

Jembatan gantung ini dibangun tahun 2002 yang lalu. artinya umurnya sudah 18 tahun. Keberadaan jembatan ini sangat penting karena menghubungkan transportasi warga ke pusat kecamatan Kayan Hulu.

Jembatan ini juga akses menuju ke sejumlah kampung diseberang sungai, anatara lain dusun Temiang dan Tanjung Lalau. Kami berharap jembatan gantung ini bisa dibangun kembali, terang Zakaria. 

 

Wabup Askiman, usai mendengar keluhan masyarakat disana, menjawab bahwa putusnya jembatan gantung tersebut segera telah melaporkannya ke BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan BNPB di Jakarta.

Bahkan sudah ada kepastian dari pemerintah pusat bahwa jembatan gantung ini akan diganti pada tahun 2020 ini sekalian menggantinya dengan jembatan rangka baja.

Wabup juga ungkapkan bahwa kunjungannya ke desa itu sekaligus meninjau rumah warga yang bergeser dan roboh akibat putusnya jembatan itu.

Tidak hanya itu, kunjungan kali itu lanjut Wabup, sekaligus melihat korban banjir lainnya seperti bangunan sekolah yang terendam banjir.

Saya sudah minta BPBD, Dinas Perkim, Dinas PU untuk menyiapkan langkah rekonstruksi terhadap kerusakan ini semua ungkap Wabup.(Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan