Gereja Katedral Kristus Raja Ditutup Sementara

 Sintang

Pastor Florianus Abong.

Sintang,KRP.Com

Akibat meningkatnya kasus Covid-19, Gereja Katedral Kristus Raja Sintang ditutup sementara. Perayaan ibadah misa hanya dilakukan melalui live streaming.

Pastor Florianus Abong, saat dijumpai media ini di Seketariat Paroki Sintang Sabtu (17/10) mengatakan,  dari hasil rapat yang telah dilaksanakan bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP), katedral hanya ditutup sementara, sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Keputusan diambil setelah terjadi peningkatkan kasus Covid-19 di kabupaten Sintang, ujarnya.

Ia menyebut, langkah ini dilakukan untuk meminimalisir jumlah penambahan klaster baru.

Untuk umat Paroki Kristus Raja sambung Pastur, bisa mengikuti misa live streaming. Untuk jadwal akan menyusul, karena kesibukan teknisi dan memerlukan waktu untuk pemasangan peralatan”, ungkapnya

 

Saat ditanyai media mengenai penerapan protokol Covid-19 apakah selema ini dilakukan oleh gereja, Pastor Abong mengungkapkan menerapkan, bahkan Ia mengapresiasi seluruh umat paroki Kristus Raja karena selama ini telah mengikuti protokol Covid-19 dalam pelaksanaan misa, sehingga tidak ada klaster yang berasal dari gereja katedral.

Untuk pelayanan Sekretariat Paroki tetap dibuka, misa requiem untuk jenazah (bukan Covid-19) dan misa perkawinan yang sudah terjadwal, tetap bisa dilaksanakan dan diikuti paling banyak 30 orang, serta mengikuti protokol Covid-19″, tambah Pastor.

Ia juga berharap serta berpesan kepada semuanya supaya disiplin terhadap protokol Covid-19, agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 khususnya di kabupaten Sintang. “tetap menjaga imunitas tubuh, jaga jarak, menggunakan masker serta mencuci tangan,” tutupnya. (Igo/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan