Gereja Tidak Boleh Dapat Bantuan Berturut-turut

 Sintang

Wabup Askiman, saat pimpin sesi rapat dana umat/gereja.

Sintang, KRP.Com

Bantuan dana umat/gereja yang dialokasikan pemerintah tahun 2019, disarankan Wakil Bupati (Wabup) Sintang Drs, Askiman, persyaratan gereja penerima supaya dilengkapi sesuai yang diminta peraturan pemerintah semua tingkatan.

Tidak hanya persyaratan, Dana umat/gereja tahun 2019 ini, juga supaya ditertibkan misalnya, satu gereja tidak boleh dapat setiap tahun secara berturut-turut, dengan alasan apapun.

Berikutnya saran Wabup, kalau dapat syarat gereja penerima dahulu per jemaat, tahun 2019 ini supaya di robah dengan melihat kondisi gereja penerima, misalnya, gereja kecil, sedang membangun dan Pos Penginjilan (PI).

Saran ini disampaikan tegas oleh Wabup kepada sejumlah gembala sidang gereja, pengurus lembaga – lembaga gereja yang dihadiri Ketua Bamagnas Sintang Pdt Juliono, pada pertemuan bahas dana umat/gereja 2019 antara Pemerintah – Lembaga gereja di Balai Pegodai (4/12) lalu.

Dari pihak Sekretariat bagian Kesra, hadir Pdt Banan, Kasi Kesejahtraan Masyarakat, Ketua PDASN, Abdul Sufiyadi.

Senada dengan Wabup, Ketua Bamagnas Sintang Pdt Juliono, sebelumnya menjelaskan posisi Bamagnas yang ditunjuk sebagai penyalur dana umat/gereja tahun ini.

Bahkan lanjut Pdt Juliono, mengenai dana umat tahun ini pihaknya tidak mau main-main sebagaimana yang diingatkan Wabup Askiman, (dana umat/gereja, malu diperiksa ambudsmen-red)

Artinya, Bamagnas hanya menyalurkan dana umat bagi gereja yang lengkap administrasinya, dan gereja yang sudah dapat dana umat/gereja tahun 2018, sebaiknya janganlah ajukan proposal, lanjut Juliono.

Juliono kemudian berpesan kepada peserta supaya jangan menebar issu dan membanding-bandingkan penyaluran dana umat/gereja tahun lalu dengan tahun ini, Bamagnas akan berusaha adil dan menyalurkan dana kepada yang gerejanya resmi, tegasnya.

Diakhir penjelasnnya, Pdt Juliono mempersilahkan peserta rapat ajukan usul yang berpijak pada aturan dan memperhatikan syarat pencairan yang sudah disampaikan bagian Kesra dengan panjng lebar.

Sesi rapat dana umat/gereja, kemudian ditutup Ketua PDASN Abdul Sufriyadi dengan membacakan sejumlah kesepakatan yang akan diteruskan kepada pemerintah. (Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan