Hadiri Buka Puasa Bersama MABM

 Sintang

Kegiatan buka puasa bersama MABM dengan Bupati Sintang, Kapolres Sintang, jajaran pimpinan OPD dan Panti Asuhan.

Sintang,KRP.Com-Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sintang, menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Bupati Sintang, Kapolres Sintang, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, dan Panti Asuhan yang ada di Kota Sintang.

Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih, Jl.Y.C. Oevang Oeray Sintang, pada hari Selasa (29/5).

Bupati Sintang Jarot Winarno dalam sambutannya mengakui bahwa kegiatan buka puasa bersama MABM Ia sambut positif karena Ia seorang musli.

Bahkan di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih ini sudah dua kali dilaksanakan kegiatan yang sama, (Silaturahmi) pertama kemarin kita laksanakan makan saprahan, dan yang kedua ini buka puasa bersama.

Tentu ini merupakan kegiatan yang baik, harapan kita kegiatan-kegiatan lainnya terus kita tunggu dari MABM dan Puak-Puak Melayunya, kata Jarot.

Jarot menjelaskan, Peradaban tepian sungai yang ada di Kota Sintang harus dijaga karena Kota ini dikelilingi oleh dua sungai dan dipertemukan pada persimpangan yang disebut saka tiga.

Kita telah dua kali mengadakan seminar tentang tepian sungai, jadi ketika Andrinov Chaniago kemarin datang ke Sintang,  beliau selalu mengatakan bahwa di Indonesia masih sedikit yang masih kental dengan peradaban tepian sungai.

Bahkan beliau melihat Sintang begitu khasnya peradapan ditepian sungai kapuas, tepian sungai melawi, dan saka tiga ini, sehingga Ia pesankan kepada kita untuk tetap menjaga warisan kita ini, tiru Jarot.

Lagi, menjaga peradapan tepian sungai ini karena kita ketahui mayoritas tepian sungai adalah orang melayu, jelasnya lagi.

Bupati Sintang itu menambahkan, kegiatan-kegiatan Melayu dan tradisi adat istiadat dan budaya harus dilestarikan,

Melayu ini identik dengan muslim, tentunya pada saat bulan Ramadhan seperti ini banyak tradisi adat budaya Melayu yang muncul, nanti akan di selenggarakan festival meriam karbit dan buluh bedil yang dilaksanakan pada malam takbiran di kawasan masjid Jami’ Sultan Nata, harapan saya kegiatan itu kita dapat lestarikan, pintanya.

Tetapi ingat, Adat budaya kita itu, harus senantiasa menjaga lingkungan, seperti suara meriam karbitnya jagan diarahkan ke pemukiman pada penduduk, himbaunya.

Sementara itu Ketua Umum Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sintang, H. Mas’ud Nawawi mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini diselenggarakan untuk menyemarakkan bulan suci ramadhan.

Niat kami laksanakan buka puasa bersama ini untuk menyemarakkan syiar ramadhan sebagai bulan yang mulia, selain itu juga kegiatan ini kami laksanakan untuk mempererat tali silaturahim dengan masyarakat dan anak-anak yatim piatu di Sintang, kata H. Mas’ud.

H.Mas’ud megungkapkan dengan tema buka puasa bersama MABM ini “syahrur rahmah” menginginkan komitmen untuk saling berbagi hal yang baik.

Dengan tema yang diusung itu, kita semua untuk dapat meneguhkan komitmen untuk saling berbagi hal-hal yang baik, karena Islam mengajarkan saling membantu terhadap umat yang mengalami kendala dan kesusahan”, ungkapnya.

Pada kegiatan itu pula, sebelum berbuka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah, diisi tausyiah oleh Ustadz Syafarudin, penceramah dari Kabupaten Sintang. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Leave a Reply