Hadiri HUT PWKI Sintang

 Sintang

Hadiri HUT PWKI Sintang.

Sintang,KRP.Com

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, Kamis (19/07/2019). menghadiri perayaan HUT ke-1 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sintang, di Gedung GKII Jemaat Shalom Sintang.

Panitia HUT DPC PWKI daerah itu, menandai puncak acara dengan mendaulat Bupati Sintang memotong tumpeng.

Dalam sambutannya, bupati mengakui bahwa PWKI sangat dibutuhkan pemerintah namun, tahun-tahun awal ini pastinya masih lebih banyak membenahi internal kelompok dulu.

Saya bangga, PWKI yang berskala nasional. ada sampai di tingkat kabupaten, tambahnya.

Bupati Sintang lalu mengingatkan bahwa tantangan besar pemerintah yang harus dibantu PWKI, adalah mengatasi masalah-maalah sosial diluar komunitas.

Kita di Sintang ini ada masalah kemiskinan di 86 desa, bahkan dikategorikan sangat tertinggal.

Selain itu kita juga ada masalah stunting.

Nah…, Untuk mengatasi 2 hal ini, pemerintah punya konsep mengatasinya memulai dengan keluarga kita masing-masing, misalnya dengan mengatasi masalah gizi dirumah kita.

Lalu perhatian kepada anak-anak, barangkali di konsep ini peran PWKI pas dengan misalnya mengajak keluarganya kegiatan belajar dan bermain, ungkap Jarot.

 

Ia mengharapkan PWKI Sintang akan mengunjungi jemaat Kristen yang ada di kampong  86 desa itu.

Bupati juga mengingatkan agar PWKI membantu proses pemberdayaan wanita dibidang lingkungan, misalnya untuk memanfaatkan halaman gereja menjadi program Gereja Hijau, seperti halnya ada program Gang Hijau.

Semoga PWKI Sintang semakin jaya dan maju, serta dapat terus berkarya untuk keluarga, gereja dan masyarakat Sintang,” tutupnya.

Perwakilan dari Kemenag Sintang, Edi Pranoto menyampaikan bahwa PWKI adalah organisasi yang ikut serta dalam membangun masyarakat.

Pengabdian PWKI sudah kita lihat tadi, cukup banyak,” kata Edi. “Mudah-mudahan kedepan akan semakin banyak dan beragam lagi pelayanan yang diberikan oleh PWKI,” sambungnya.

Menurut Edi, peran serta perempuan dalam proses pembangunan sangatlah penting. Meski masih dianggap kaum marginal, perempuan seyogyanya memiliki kemampuan untuk mandiri dan kuat.

Sebagai umat Kristen, khususnya wanita Kristen diharapkan dapat melindungi keluarganya dari berbagai kekerasan dan ancaman dari lingkungan.

Kita teruslah berkarya dengan menanamkan dan menyuburkan cinta kasih dalam keluarga kita masing-masing,” pesan Edi.

Lili Suryani, selaku ketua PWKI Sintang menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh timnya selama 1 tahun sejak dibentuknya.

Untuk tahun 2019 kita menargetkan untuk membentuk dewan daerah di kecamatan-kecamatan,” kata Lili.

Hari ini kami sudah menerima nomor Kesbangpol nasional. Jadi kami hanya akan melaporkan organisasi kami ke kantor Kesbangpol Sintang. Ini hadiah terindah untuk organisasi kami,” ungkapnya lagi.

Wanita Kristen harus menjadi wanita hebat, maka dari itu wanita Kristen diharapkan untuk memuji Tuhan dalam hidup sehari-hari, dalam keluarga, jemaat dan masyarakat.

Demikianlah tema dari Mazmur 22:6 ‘Wanita Yang Memuji Tuhan’  diusung oleh Panitia pada perayaan ini.

Semoga meski masih muda, PWKI Sintang dapat terus belajar dan bekerja, terus maju dalam pelayanan kita,” kata Lili.

Kita percaya, suatu cita-cita mulia untuk memajukan kaum perempuan akan mendapatkan pertolongan dari Tuhan dan banyak pihak yang ada disekitar kita,” pungkasnya. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan