Hadiri Syukuran dan Tahbisan 3 Imam Baru.

 Sintang

syukuran Tahbisan 3 Imam baru.

Sintang,KRP.Com

Paroki Santo (St) Petrus dan Andreas Sepauk, Keuskupan Sintang,  Minggu (25/8) rayakan HUTnya yang ke 40 serta syukuran Tahbisan 3 Imam baru.

Perayaan dan pentahbisan 3 imam baru tersebut, diadakan di Komplek Paroki St. Petrus dan Andreas Sepauk, dipimpin Uskup Sintang Mgr. Samuel Otton Sidin.

Acara sakral umat Katolik itu, dihadiri Bupati Sintang H.Jarot Winarno, Sekretaris Daerah Kabupaten Dra. Yosepha Hasnah, sejumlah unsur Pimpinan OPD Sintang dan tamu undangan lainnya.

Adapun 3 Imam yang di tasbihkan tersebut yakni, Diakon Petrus Hamonangan Sidabalok, OMI dari Paroki St. Fransiskus Asisi – Seribudolok, Sumatera Utara, Diakon Norbertus Soleman, OMI dari St. Yohanes Penginjil-Dangkan Silat Kapuas Hulu dan Diakon Carolus Adi Nugroho, OMI dari Paroki St. Stephanus Cilacap Jawa Tengah.

Ketiga Imam baru tersebut resmi menyandang gelar Pastor/Romo, setelah di Tahbiskan oleh Uskup Sintang Mgr. Samuel Otton Sidin.

Bupati Sintang Jarot Winarno, yang didaulat menyampaikan kesannya hadiri acara itu menyebut, pemerintah Sintang dalam visi dan misinya menyebutkan, masyarakat Sintang harus religius.

Oleh karena itu, Saya atas nama pemerintah sangat menyambut baik pentahbisan 3 Imam baru oleh Uskup Sintang hari ini, karena ini merupakan anugerah yang luar biasa bagi pemerintah Sintang, mewujudkan visi, misi tersebut.

Tentunya pentahbisan 3 Imam baru ini, dapat membantu pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang religious, terlebih jika satu orang bisa di tempatkan di paroki Sepauk ini, sambung Jarot.

Sepauk ini lanjut Jarot, ada 50 desa, tentunya satu desa dengan yang lainnya sangat jauh-jauh, sementara Paroki Sepauk wilayah cakupannya luas, meski demikian kata Jarot, pemerintah sangat percaya bahwa sumber energi untuk membangun Kabupaten Sintang ini pada akhirnya adalah keimanan masyarakat masing-masing, kebersamaan pemerintah dan para pemuka agama.

Kemudian dengan ulang tahun Paroki Santo Petrus dan Andreas yang ke-40 tahun ini, Jarot menyampaikan selamat dan semoga kerjasama Katolik – Pemerintah selama baik, semakin baik lagi kedepan, tutupnya.

 Sementara itu, salah satu Imam baru, Pastor Norbertus Soleman mengatakan, bersyukur telah di Tahbiskan oleh Uskup Sintang menjadi Imam, walau menurutnya menjadi seorang imam itu merupakan kehendak dan panggilan Tuhan.

Terima kasih kepada Tuhan yang telah memilih kami untuk menjadi saluran rahmat bagi umat, melalui tangan Uskup Sintang Mgr. Samuel Otton Sidin, terima kasih juga kepada Uskup, ucap Soleman. (Humas/Js).

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan