Kapolres : “Segera akan tindak lanjuti laporan Polisi Paslon 3”

 Sintang

Suasana silaturahmi Yohanes Rumpak – Forkopimda Sintang (7/12/2020)

Sintang, KRP.Com

Silaturahmi Cabup Sintang paslon 3, Yohanes Rumpak – Forkopimda Sintang, di bilangan Akcaya II Senin siang (7/12) berlangsung santai dan akrab.

Forkopim Sintang yang hadir antara lain Kapolres Sintang, AKBP. Vantie Bernard Musak, mewakili Dandim 1205 Sintang, mewakili Kejari dan mewakili Ketua PN Sintang, sementara Yohanes Rumpak di dampingi Ketua Koalisi Jeffray Edward.

Silaturahmi banyak diisi obralan biasa, senda gurau dan sesekali singgung kampanye pemilukada berkesan dan banyak kenangan yang dijalani Yohanes Rumpak dan istri kedaerah pedalaman.

Hal sama juga dibalas masing – masing Forkopimda cerita jalani tugas dibanyak daerah hingga ditugaskan di Sintang persis tahun Pilkada.   

Intinya, silaturhami Rumpak – Forkopimda Sintang hari itu, meski hanya sekitar 2 jam berkesan dan miliki makna buat mereka masing-masing.

Media ini yang tak menyianyiakan momen itu, mencoba menanyakan langsung kepada Kapolres Sintang perkembangan laporan polisi paslon 3 terkait selebaran atau kampanye hitam yang merugikan paslon 3 dan pihak terkait.

Kempanye hitam  oleh politisi busuk.

Kapolres Sintang AKBP Vantie menjawab, Laporan tim BBHAR paslon 3 terkait laporan polisi dimaksud, telah diterima penyidik, dan segera akan ditindaklanjuti sesuai protap yang berlaku.

Soal memenuhi unsur kampanye hitam dan hal lain dibalik selebaran itu, nanti akan terungkap setelah pelakunya ditangkap.

Intinya, penyidik sudah menerima laporan paslon 3 dan kami sesuai protap segera akan menindaklanjutinya, tegas Kapolres Vantie.

Cabup Yohanes Rumpak, atas respon Kapolres Sintang menindaklanjuti laporan polisi pihaknya dan pihak terkait, mengucapkan terimakasih baik kepada seluruh jajaran Polres Sintang khususnya penyidik.

Rumpak yakin, pelaku selebaran itu tidak lama oleh polisi akan menangkapnya, mudah-mudahan sebelum hari H, siapa pelaku itu akan diumumkan Kapolres Sintang, harapnya.

Sementara Ketua Koalisi partai pengusung paslon 3 Jeffray Edward setuju dengan Cabup Yohanes Rumpak menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya kasus itu kepada penegak hukum.

Bahkan, doa kita mudah-mudahan pelakunya ditangkan sebelum hari pencoblosan, sambungnya.

Jeffray kemudian umumkan kepada seluruh masyarakat Sintang bahwa selebaran itu bukan dari paslon 3, tapi oleh oknum masyarakat yang ingin mengacaukan pemilukada Sintang.

Selebaran itu sebaliknya fitnah bagi paslon 3 dan pihak pihak yang disebut disana, oleh karena itu kepada pendukung paslon 3 saya minta supaya tetap tenang dan bersabar hingga tanggal 9 Desember 2020.

Mari pendukung paslon 3 tahan emosi, dukung kepolisian Sintang ciptakan situasi aman, biasalah, menjadi pemenang memang berat tantangannya, paslon 3 pasti menang, serunya. (Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan