Ketua PCNU: “Tidak ada larangan memilih pemimpin non muslim”

 Sintang

Syaiful Anam dan pengurus PCNU Sintang.

Sintang,KRP.Com

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sintang Syaiful Anam, Menyambut baik silahturahmi pasangan calon nmor urut 3, Yohanes- Syarifuddin, di sekretariat PCNU (28/10).

Syaiful menyebut kegiatan yang dilakukan PCNU dalam rangka silahturahmi menyambut salah satu calon bupati dan wakil bupati, pada pilkada 2020.

“Nahdlatul Ulama itu orang yang beriman, kalau ada tamu wajib kita muliakan dan kita hormati, siapapun itu. dan ini kita amalkan dikantor kesekretariatan,” kata Syaiful.

Dengan kondisi kantor kesekretariatan yang saat ini masih ditempatkan dirumah salah satu anggota PCNU, Syaiful pun berharap kedepannya akan terjalin mitra dengan pemerintah, supaya kantor Nahdlatul Ulama (NU) nantinya dapat berdiri.

“NU itu tidak harus minta, tapi bagaimana NU bisa mandiri dan bermitra dengan pemerintah” kata Syaiful lagi.

Saat ditanyai media mengenai pandangan NU tentang memilih pemimpin yang non-muslim, Syaiful menyarankan kepada umat muslim untuk melihat pedoman di NU Online, bagaimana hukum memilih pemimpin non-muslim.

“Karena kalau mau benar dalam beragama, pahamilah Qur’an dan hadist sesuai dengan kata ulama, jangan langsung terjemahan, nanti salah.

Dalam kontek Indonesia, sebagai mana yang terlampir di NU online sudah jelas, yang paling penting kemaslahatan umat, pemimpin yang adil, yang memberikan kemakmuran dan keadilan,

Di dalam kontek NU, bisa memberikan kemajuan untuk NU, ekonomi, pendidikan, serta program-program. Jelas Syaiful.

Syaiful juga menyampaikan pandangannya tentang sosok Yohanes – Syarifuddin yang dinilai lebih mudah menjalin komunikasi, lebih legaliter, santai serta terbuka.

“NU saat ini menepis perbedaan antar agama dan suku. sudah selesai untuk hal seperti itu. Kita sudah fokus untuk memajukan tanah air, tambahnya.

Ketua PCNU menjelaskan bahwa NU itu tidak terlibat dalam politik, tetapi anggota NU boleh berpolitik. oleh sebab itu anggota NU memandang serius untuk memilih pemimpin.

“Kita masih melihat mana calon-calon yang bisa berkerjasama dan memperhatikan NU. Alhamdulillah, paslon nomor 3 ini sangat baik, sangat enak untuk berkomunikasi”, tutupnya. (Igo/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan