Klaster Reses Tidak Benar, Hanya Fitnah Politikus Busuk

 Sintang

Andy, Ketua Panitia Reses Merpak.

Sintang, KRP.Com

Berita klaster reses Ketua Komisi V DPRRI Lasarus S.Sos yang disebut  dalam Medsos , Saya nyatakan itu tidak benar, itu hanya fitnah politikus busuk yang sengaja menghembuskan isu covid 19 untuk mengacukan situasi.

Faktanya, angka covid 19 di Sintang sudah naik sebelum 10/10/2020, silahkan cek di gugus tugas covid 19 dan Dinas Kesehatan kab Sintang, jadi jangan melempar fitnah untuk kegiatan reses pak Lasarus,

Apalagi menyebut ada 62 orang positif hasil sweb tes pasca menghadiri reses Lasarus, wah..ini  benar-benar politik busuk, padahal justru pemerintah sebelumnyalah yang tidak transparan atas jumlah terkonfirmasi covid di Sintang periode Maret – September 2020,  

Demikian Andy, Ketua Pelaksana Reses Ketua Komisi V DPRRI Lasarus, kepada media ini (17/10)  ketika menjelaskan fakta yang dilaksanakan pada 10/10/2020 di Desa Merpak kecamatan Kelam Permai, kab Sintang

Andi melanjutkan, bahwa ada berita klaster baru reses Lasarus di Merpak dan masih bayak lagi isinya yang bersifat fitnah, pihaknya tidak terima, sebab itu Ia akan meminta pertanggungjawaban penulis dan nara sumbernya, sebab panitia tidak mengundang 2 yang bersangkutan itu.

Ia coba ingat isi berita itu ditulis, klaster baru covid, jumlah yang hadir, profesi yang hadir, tidak mengindahkan prokes covid, menyebut nama paslon (kampanye) dan lain-lain, itu semua karangan penulis dan nara sumbernya, sebab itu, berita situasi di Merpak oleh Aju dan Tobias Ranggie, bohong, fitnah sebab tidak ada konfirmasi kepada saya selaku ketua panitia , tegasnya.

Bahkan saya menyebut berita itu adalah prodak politikus busuk daerah ini, dengan memanfaatkan orang lain sementara orang lain itu bukan warga Sintang.imbuhnya

Untuk diketahui lanjut Andy, Reses Ketua Komisi V Lasarus betul dibiayai negara, resmi, sehingga yang hadir –pun boleh dari berbagai profesi.  Itulah sebabnya ada ASN, pimpinan ormas, dan organisasi seperti Walhi dan DAD termasuk Sekjen, MABN, dipebolehkan ikut dalam acara reses,

Yang pak Lasarus bicarakan kepada konstituennya  tentang rancangan UU perlindungan masyarakat, itu sebabnya yang hadir umum sifatnya, profesi apa saja berhak mengetahuinya  seperti apa UU itu kemudian dari pak Lasarus sendiri.

Tidak ada kampanye dari pak Lasarus, tidak ada umbul-umbul paslon disana, tidak ada mengundang salah satu paslon dan timsesnya, semua yang hadir sesuai jabatannya dimasyarakat dan mewakili daerahnya.

Sementara prokes covid bagi yang hadir tegas dan ketat diberlakukan panitia, jadi darimana sumber beritanya, tanya Andy seraya kembali sebut dugaannya, bahwa narasi itu dibangun untuk tujuan tertentu bagi  salah satu paslon pada pilkada daerah ini, termasuk citra pak Lasarus sendiri selaku orang nomor satu di PDIP Kalbar ungkapnya.

Tapi meski masyarakat yang hadir disana kami yakini tidak mudah terprovokasi berita itu, bukan berarti kami diam atas berita itu.

Kami akan usut nara sumber dan  penulisnya sebab kami duga ada tujuan tertentu diujungnya, tegasnya. (Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan