LKTL Akan Promosikan Kuliner Khas Sintang

 Sintang

Promosikan Kuliner Khas Sintang.

Sintang,KRP.Com

Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LKTL) berpendapat, Indonesia dengan keragamannya menjadi nilai tambah bagi nasional dan internasional.

Hal ini terungkap, seusai LKTL lakukan kegiatan mengolah sumber daya alam hutan dan sungai menjadi kuliner khas Sintang, dari 6-10 April 2019.

Kegiatan yang di gelar di Pendopo bupati daaerah itu, di ikuti antara lain, KAUM Restaurant, Keling Kumang Grup, Forum Komunikasi Masyarakt Sipil, Artha Anindya Guna serta berbagai organisasi lokal.

Kuliner Lestari ini merupakan upaya peningkatan pembangunan ekonomi lokal.

Alasan lain kuliner khas Sintang akan di bawa ke internasional, melihat masyarakat Kabupaten Sintang masih menjaga hutannya serta memanfaatkan hasilnya untuk diolah menjadi berbagai macam jenis makanan dan minuman.

Mulai dari umbut ruak, pakuk kubuk, pakis, buah kemayau, buah kranji, dan belimbing hutan.

Potensi hutan dan sungai tersebut di eksplorasi langsung oleh team/peserta dimulai dengan menyusuri Sungai Kapuas dan menyaksikan ragam ikan-ikan segar (Lais, Bengak, Tombang, Belida, dsb).

Tidak hanya di sungai, aktifitas tim juga mengunjungi pasar tradisional untuk mengecek bahan-bahan masakan serta buah-buahan yang berasal dari hutan Sintang.

Kemudian melihat kuliner khas Sintang yang sudah ada, seperti kue misbah, lumpur surga, lontong kasturi, bubur pedas, jorong-jorong, bingke ubi dan masih banyak lagi yang menjadi inspirasi para juru masak dari KAUM Restaurant.

Bupati Sintang yang menjadi tuan rumah menyampaikan “Kuliner Lestari ini merupakan usaha kreatif dan inovatif yang dapat mengenalkan potensi Sintang lebih luas lagi tidak hanya di Nasional bahkan hingga ke Internasional.

Harapannya melalui program ini, ekonomi kerakyatan masyarakat Sintang juga meningkat, Sehingga upaya penjagaan hutan tetap lestari yang kemudian dapat mensejahterakan masyarakat” ujar Jarot Winarno. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan