Lomba Numbuk Padi Meriahkan PGD

 Sintang

Lomba Numbuk Padi memeriahkan PGD.

Sintang,KRP.Com

Bunyi alu bertalu-talu menumbuk padi, salah satu budaya etnis dayak yang diperlombakan pada gawai dayak Sintang 2019 di gelar di halaman Indoor Apang Semangai Sintang.

Budaya menumbuk padi yang dilakoni kaum wanita menggunakan seragam baju adat dayak tersebut,  Setiap peserta mendapatkan waktu selama 5 menit menumbuk dan menampi.

Kriteria /syarat lainnya adalah, kekompakan, kerjasama, artistic,  jawab Martina Nyelam salah seorang juri pada perlombaan ini.

Martina melanjutkan, Peserta  ada 16 kelompok, yakni perwakilan DAD tiap kecamatan dan dari sanggar-sanggar, bahkan, Ketungau Tengah mengirim  3 tim, artinya tidak dibatasi.

Selain Martina Nyelam, dua juri lainnya adalah, Sabmuniah dan Helena Dewi Purwati.

Masih menurut Martina, sarana lomba mulai dari, Alu, lesung serta padi, disediakan pihak panitia.

Peserta terdiri dari 4 orang, dan setiap tim mendapat jatah 1 kg padi untuk ditumbuk, Sebagai apresiasi dari panitia menyediakan piala, piagam, dan uang pembinaan.

Fransiska Galung, salah satu peserta perwakilan dari kelompok arisan Daya

k Desa menyampaikan rasa senangnya dan bangganya bisa ikut dalam lomba tersebut.

Ya kita kan biasa numbuk padi, cuma disini kita kan ditonton oleh banyak orang, awal-awal numbuk padi sempat grogi juga,” kata Ika.

“Tadi sih menurut kami, hasil dan prosesnya sudah bagus. harapannya ya kami menang, ujarnya sambil tersenyum.

Pemenang lomba numbuk padi PGD tahun ini adalah, Juara pertama nomor undian 4 dari perkumpulan arisan Dayak Desa. ditempat kedua perwakilan dari DAD Ketungau Tengah dengan nomor undian 15 dan juara ketiga diraih nomor undian 9 dari DAD Dedai.

Tampak Ketua Panitia, Yustinus hadir meninjau jalannya perlombaan. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan