Maling Perkakas Dapur Marak Lagi di Sintang

 Sintang

Sintang, KRP.Com-Aman sejak bulan Februari 2018 lalu, pada bulan Augustur/September ini kambuh lagi.

Setidaknya ada Tiga rumah dibilangan BTN Cipta Mandiri II pada bulan Augustus dan September ini, kemalingan dan lagi-lagi yang di maling perkakas dapur.

Seperti, kompor dan gas, dispenser, penanak nasi, blender, cangkir dan sebagian bahan minuman dan makanan, bahkan  sepatu anak sekolah.

Seperti di tuturkan seorang korban pada 28 Augustus lalu, rumahnya di masuki maling membawa perkakas yang disebut di atas, kecuali sepatu.

Pada saat itu cuaca memang turun hujan, rumah untuk dagang yang saya sewa itu di tinggal, ini kejadian yang kali ke dua kami alami, ucapnya kesal.

Warga BTN Cipta Mandiri II ini menyebut, Maling itu aneh, yang di ambil cuma perlengkapan dapur dan bahan makanan, meski hanya itu yang di maling, kita jengkel, lanjutnya.

Lama-lama tidak menutup kemungkinan yang lain juga akan diangkutnya jika kita diamkan, tidak kabarkan kepada masyarakat lain, ujar korban yang namanya enggan disebutkan.

Selama bulan Augustus di seputaran BTN Cipta Mandiri II, setidaknya ada Empat rumah termasuk kos kosan di masuki maling.

Hanya saja pemilik rumah enggan buka mulut.

Saya kabarkan peristiwa yang saya alami ini maksudnya supaya warga lain, aparat desa dan kepolisian barangkali, jangan lengah untuk membasminya (Maling-red) sebab maling ini sepertinya tidak seorang diri, pesannya.

Warga yang kemalingan lainnya, Es (44) mengakui benar rumahnya kemalingan (27/8) lalu, tapi yang di maling, blender dan bahan makanan/minuman, rumah sebelah, kompor dan gas, katanya.

Salah satu Kadus di BTN Cipta Mandiri II, Ujang (42) terkait peristiwa ini mengakui jaga bahwa maling telah meresahkan warganya. 

Memang kata Ujang, warga yang kemalingan tidak lapor RT/RW, Desa, apalagi ke polisi, kami tahu kabarnya cuma dari mulut ke mulut saja.

Tapi, aneh memang, semua yang kemalingan mengakui yang hilang cuma yang anda sebut tadi, peralatan elektronik dan lainnya tidak di ambil.

Jadi patut kita duga, maling ini sepertinya ngekos, pengangguran dan mungkin saja lebih dari satu orang, kira Ujang.

Ujang kemudian berjanji akan memulai menggagas Siskamling di BTN Cipta Mandiri I & II dan mengajak kerjasama dengan kepolisian, tapi lapor ke Kades masing-masing dulu, sebab BTN ini terbagi dengan Kelurahan. (Js)  

Author: 

Related Posts

Leave a Reply