Masyarakat Serawai – Ambalau Ingin Pemimpin Baru

 Sintang

FX.Murniyanto dan Timnya saat sosialisasi Paslon 3 di Serawai – Ambalau.

Sintang, KRP.Com

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sintang tinggal dua bulan lagi efektif, itu artinya, Tiga paslon dan timnya  wajib giat-giat manfaatkan waktu itu sosialisasi/ kampanye agar tanggal 9 Desember 2020 ( hari pemilihan) Sintang mendapat pemimpin baru (Bupati dan wakil bupati-red).

Sebagaimana diketahui Pilkada Sintang 2020 ini, ada 3 paslon yakni, H.Jarot Winarno – Yosef Sudiyanto nomor urut 1, Askiman – Hata nomor urut 2, Yohannes Rumpak  M.Pd.MM – Drs .Syarifuddin M.M nomor urut 3.   

Hingga berita diturunkan, suasana pilkada Sintang sejak digaungkan boleh kampanye oleh KPU, kondisinya masih aman, tertib alias baik-baik saja kabarnya di 14 kecamatan kab Sintang.

Hal ini diakui pula oleh satu tim sukses (Timses) pasangan calon bupati wakil bupati Sintang nomor urut 3 yakni FX.Murniyanto, pensiunan ASN daerah itu yang pernah jabat Camat Ambalu selama 7 tahun.

Ketika bertemu media ini (8/10) di Media Center Paslon 3 Jl Oevang Uray, pak Murni yang akrap disapa menuturkan banyak hal, mulai dari siapa sosok paslon yang Ia dukung hingga keinginan masyarakat Sintang secara umum.

Pertama menurut Murni, sangat mengapresiasi pihak keamanan dan penyelenggara pilkada yang menjalankan aturan main pilkada termasuk protokol kesehatan dimasa pandemi.

Kedua, dengan situasi aman, tertib, lagi kesehatan terjaga, pasti masyarakat tenang berpikir terutama dalam menentukan pilihannya.

Nah, untuk pilkada Sintang, khususnya masyarakat  kecamatan Serawai – Ambalau, berdasarkan jajak pendapat beberapa bulan lalu yang kami terima/lakukan,langsung dan tidak langsung, mengingini pergantian pemimpin (bupati-wakil bupati-red) disebabkan banyak hal.

Namun menurut Murni, pergantian pemimpin yang dimaksud kelompok atau perorangan itu, bukan berarti karena pemimpin sebelumnya tidak baik, sebaliknya baik, hanya saja, masyarakat disana, dengan tegas menyatakan ingin pemimpin 2021 yang lebih cepat.

Hal cepat itu diingini/diimpikan masyarakat Serawai – Ambalau tidak lain karena lima tahun lalu pembangunan hanya janji – janji saja, sama halnya keluhan masyarakat Sintang secara umum tadi, maksudnya mayoritas situasi pembangunan di desa-desa semua kecamatan nyaris sama, lambat dan hanya janji, kalaupun ada yang terealisasi hanya sebagian kecil saja, imbuhnya.

Murni bahkan mencontohkan, pembangunan infrastruktur ke Serawai – Ambalau faktanya sekarang masih jauh dari yang dijanjikan lima tahun lalu, padahal infrastruktur adalah nadi perekonomian, ini ucapan pemimpina lama.

Demikian juga bidang pertanian, perkebunan dan pemanfaatan sumber daya alam, menurut mantan Camat Serawai itu menirukan keluahan warga disana, selama lima tahun lalu tidak tepat sasaran.

Ia menyebut, program kerja pemimpin lama sangat baik bunyinya untuk kesejahtraan masyarakat, hanya sayang realisasinya lambat, misalnya penyuluh pertanian di Serawai – Ambalau minim, padahal kecamatan itu potensi perteniannya besar, itulah sebabnya masyarakat menginginkan pergantian kepada Yohanes Rumpak dan Syarifuddin, karena dianggab mampu merealisasikan janji pemimpin lama itu, tegas Murni.

Murni juga ungkapkan hal penting lainnya perihal masyarakat inginkan pergantian pemimpin Sintang 9 Desember nanti, adalah pandangan para tokoh (agama, adat, pemuda) berpengaruh baik yang berdiam di kampung dan di kota, tentunya setelah mengenal lebih dekat Paslon nomor urut 3. 

Paslon nomor urut 3 yaitu, Yohanes Rumpak  adalah putra asli kecamatan Sepauk dan telah berkecimpung separoh hidupnya dibidang ekonomi kerakyatan melalui CU Keling Kumang.

Karena profesinya itu langsung kemasyarakat jelata, maka Yohanes Rumpak  dipilih jadi anggota DPRD Provinsi dari partai PDIP, sekarang cuti untuk memenuhi keinginan masyarakat Sintang ikuti pilkada bersama calon wakilnya Syarifuddin, putra terbaik masyarakat Kayan Hulu – Kayan Hilir saat ini, urai Murni.    

Diakhir bincng-bincangnya dengan media ini, Murni mengungkapkan peluang menang nomor urut 3 pada pilkada 9 Desember, di dasari 3 poin pertama, Paslon 3 mendapat dukungan dari 4 partai besar terjun langsung hingga ke akar rumput (rakyat jelata –red), tokoh lintas agama, merespon alasan partai mengusung paslon, Kedua, masyarakat Sintang sudah bosan janji-janji.

Ketiga, Niat dan janji paslon nomor 3 kepada semua lapisan masyarakat Sintang, singkat dan simpel yaitu, bila sudah jadi pemimpin akan,” membangun dengan hati”    (Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan