Masyarakat Sintang Sudah Bosan Janji – Janji

 Sintang

Asdi, Relawan cabup cawabup no urut 3.

Sintang, KRP.Com

Janji-janji pembangunan dari pemerintah, bosan membahasnya, termasuk janji pemerintah Sintang lima tahun lalu, maka itu pada Pilkada 2020 ini, perlu perubahan sikap rakyat Sintang dalam hal memilih pemimpin kedepan.

Janji dan program kerja calon pemimpin setiap musim pilkada tidak ada yang jelek, pro rakyat isinya semua bagus, tapi, yang terealisasi justru lebih banyak yang tidak ada di program kerja yang dikampanyekan.

Inilah yang terjadi di daerah ini, kalau tidak percaya silahkan wawancara warga semua desa daerah ini, yang benar silahkan anda tulis yang tidak benar cukup dicatat saja, …..

Maka itu sekali lagi, masyarakat Sintang harus tepat menentukan pilihannya 9 Desember mendatang, marilah kita pilih pemimpin yang konsisten dengan programnya, tidak cuma janji – janji.

Demikian Asdi, relawan paslon cabup cawabup Sintang nomor urut 3 (Yohanes Rumpak – Syarifuddin) mengemukakan harapannya kepada masyarakat Sintang supaya tidak salah pilih 9 Desember mendatang.

Kepada media ini (9/10) Asdi bertutur banyak hal, salah satunya supaya masyarakat Sintang tidak bingung tentukan pilihannya.

Saya sesungguhnya sudah mengutarakan kepada bayak warga apa yang baik dilakukan pemimpin lama tentu saja yang tertunda juga saya utarakan dan sebabnya.

Apa yang saya lihat, dengar dan rasakan, yaitu kebohongan pemimpin sebelumnya saya ungkapkan beserta bukti dan daerahnya dimana, dan dengan berani juga saya beritahukan/mengajak memilih siapa calon pemimpin yang mampu menjalankan program yang tertunda itu, katanya.

Siapa itu, tidak lain, Yohanes Rumpak – Syafaruddin, cabup cawabup Sintang nomor urut 3, sebut Asdi seraya menyatakan keduanya mampu mengungguli pemerintah lama.

Ia dengan tegas menyatakan, dukungannya kepada paslon tersebut bukan ujuk-ujuk, melainkan karena paslon nomor urut 3 itu sudah diuji dan teruji mengenai kehendak rakayat Sintang, maka itu ada take line paslon 3, membela rakyat jelata, ungkapnya.

Asdi kemudian mencontohkan salah satu bukti kebohongan pemimpin lama yaitu ketika berjanji akan membangun jalan ke Desa Sungai Labi kec Kelam Permai, tahun 2018 melalui progran UPJJ (Unit Pelaksana Jalan Jembatan)

Proyek ini di iakan pemimpin lama di Balai Desa itu disaksikan aparat desa dan warganya, tapi apa ujungnya, hingga hari ini tidak ada, beber Asdi.

Saya tidak mau sebut semua apa saja kekurangan pemimpin lama, tak baik, yang penting sekarang, masyarakat Sintang kita himbau dan kita minta supaya sadar betul akan ketertinggalan pembangunan daerah ini akibat janji melulu, sambungnya.

Dan jangan lupa kata Asdi, Tim paslon 3 selalu beritahu kepada masyarakat bahwa banyak pembangunan yang dilakukan pemerintah lama, akan tetapi jawaban masyarakat saat dialog dengan timses paslon 3, ternyata menilai pembangunan yang dimaksud banyak tidak menyentuh ekonomi rakyat secara langsung.

Nah…yang begini pengetahuan masyarakat tentang suatu pembangunan kan bagus, cerdas, mereka paham mana yang prioritas dan tidak, sebab itulah kita ajak pilih nomor 3 karena programnya memprioritaskan kebutuhan rakyat, imbuhnya.

Masih menurut Asdi, pihaknya tidak akan pernah mempengaruhi warga dengan isu perpecahan untuk memilih paslon 3, yang tim dan relawan lakukan  sesuai petunjuk cabup cawabup 3 adalah, mengedukasi masyarakat agar cerdas memilih pemimpin lima tahun kedepan.

Alasannya tentu saja sudah saya ungkapkan di atas, yakni banyak janji pemerintah lama yang tidak terealisasi, tidak komitmen atas janji kepada rakyatnya, mudah-mudahan masyarakat Sintang jujur mengakui bahwa pembangunan di Sintang 5 tahun jauh dari janji, tutupnya.

Dilain waktu, Agus Muriono (32) warga Desa Mararai Satu kecamatan Sei Tebelian menuturkan bahwa setiap calon pemimpin tentu saja berjanji agar tujuannya tercapai.

Terkait pemimpin lama daerah ini, yang banyak janji belum terealisasi dan tampil kembali sebagai cabup petahana yaitu H Jarot Winarno – Yosef Sudiyanto, menurut Agus, bila menang, mungkin saja melunasi janjinya.

Akan tetapi sambung Agus, angan – ngan tunggu menang baru bayar utang tidak elok dimata masyarakat, maka jangan lempar janji kalau tidak ditepati, ucap Agus.

Agus juga akui, Meski mendukung paslon cabup cawabup nomor urut 1 (Jarot – Yosef) tapi setuju dengan relawan paslon 3 yaitu, para paslon cabup cawabup Sintang jangan berjanji kalau tidak ditepati (Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan