Pengelola Proyek Prioritas Nasional, Mendapat Pembekalan

 Sintang

Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Pengelola Proyek Prioritas Nasional (Pro PN).

Sintang,KRP.Com

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Pengelola Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) di Kabupaten Sintang Selasa, 7 Juli 2020.

Kegiatan itu di buka oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi, dan Ketua Provincial Working Group (PWG) Provinsi Kalimantan Barat Aida Mochtar beserta 50 orang yang berasal dari berbagai organisasi dan lembaga yang mengelola proyek prioritas nasional di Kabupaten Sintang.

Dihadapan peserta Kepala BKKBN Perwakilan Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton mengatakan, terkait anak berkebutuhan khusus, para penyuluh supaya segera menginformasikan. “kalau bapak ibu menemukan ada anak-anak yang berkebutuhan khusus. Segera memberikan informasi kepada kami.

Target Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) tahun ini juga sangat sedikit yaitu kurang dari jumlah yang diinginkan, masih ada waktu lima bulan pada tahun ini untuk kita agar memenuhi target yang belum tercapai pada tahun sebelumnya” terang Tenny Calvenny Soriton

 

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu sekali akan adanya para penyuluh beserta para kader Keluarga Berencana yang tanpa mereka program keluarga berencana tidak akan berjalan dan mencapai target.

“saya yakin para kader dan penyuluh KB di Kabupaten Sintang  telah melaksanakan tugas dan fungsi  dengan baik, karena tidak hanya organ-organ dinas yang turut membantu dalam mengemban tugas-tugas ini, tetapi para penyuluh jugalah yang telah ambil bagian dalam menyambung lidah di masyarakat sehingga kami bisa lebih mudah menjalankan segala pekerjaan” jelas Maryadi.

 “saya juga berharap agar para pengurus kader dapat betul-betul menjalankan tugas dengan baik sesuai realitas yang ada di lapangan. Para penyuluh ini bersifat mandiri dan sangat memerlukan kreativitas serta inovasi yang sangat tinggi dikarenakan berhubungan langsung dan menghadapi masyarakat, baik imunisasi maupun pada saat acara-acara seperti penyuluhan KB di setiap desa, ungkap Maryadi.(Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan