Penyebar Fitnah ditetapkan Tersangka Paslon 01 dan 02 Terlibat Seleberan ???

 Sintang

Penetapan Tsk (Gnl) dan Edaran fitnah

Sintang, KRP.Com

Kepala Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan DPD Kalbar, Selasa 8 Desember 2020, pukul 19.00 wib, di Hotel Ladza Sintang, kembali menyampaikan informasi penetapan Ferdinandus Gunalan (39) sebagai tersangka, atas perbuatannya melanggar UU ITE No 11 tahun 2008. Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Gunalan ditetapkan tersangka karena perbuatannya telah memenuhi unsur melanaggar UU tersebut dan diancam pidana 6 tahun penjara.

Anderson SH, Selaku Kepala BBHAR PDI Perjuangan menambahkan, atas penetapan Ferdinandus sebagai tersangka, pihaknya mengapresiasi kepolisian resort Sintang yang bekerja keras atas kasus ini.

Harapannya, untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam selebaran fitnah ini kita percayakan kepada pihak penyidik, pengembangan penyidikan –red, namun kami sebagai penasehat hukum pelapor tetap mengawal hingga nanti kepengadilan.

Sekarang tersangka telah ditahan di Polres Sintang, tutup Anderson.

Tim pendukung Paslon 3 Asdi, Usai mengikuti konfresni Pers BBHAR masih tetap akan mendesak pihak penyidik agar segera mengungkap siapa intelektual dibalik edaran fitnah tersebut.

Hal yang peling dipertanyakan lanjut Asdi adalah, hingga hari ini, pihak Paslon 01 dan 02 tidak melakukan laporan polisi padahal mereka di fitnah juga.

Aneh dan mencurigakan, kenapa mereka tidak membuat laporan polisi, tanyanya.

Lagi yang mengherankan sambung Asdi adalah, Tsk ini sudah sempat menyebut – menyebut sejumlah orang di pihak paslon 02, tapi pihak paslon 02 tidak juga buat laporan polisi.

 “kami patut menduga, Tidak adanya laporan polisi paslon 01 dan 02 atas edaran firnah Tsk, ada yang terlibat”, tegas Asdi. (Nk/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan