Resmikan Gereja Katolik Pangkal Baru Rufinus : Dibangun Delapan Tahun

 Sintang

Jarot Winarno saat meresmikan gedung gereja Katolik Santo Rufinus, Stasi Pangkal Baru Kecamatan Tempunak

Sintang,KRP.Com-Bupati Sintang dr. Jarot Winarno meresmikan gedung gereja Katolik Santo Rufinus Stasi Pangkal Baru Kecamatan Tempunak pada Sabtu, 8 Desember 2018 tahun lalu.

Peresmian ditandai dengan pembukaan kain penutup plang nama dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sintang dan Uskup Sintang.

Bupati Jarot menyampaikan, salut dan bangga dengan umat Katolik di Pangkal Baru yang sudah rela iuran bertahun tahun demi membangun gereja dan sempat terkena dampak lesunya ekonomi.

“Ini pekerjaan baik sehingga harus didukung”, sambung bupati.

Di Sintang, lanjut Jarot, ada banyak rumah ibadah yang dibangun, Saya senang apalagi bila di undang juga untuk meresmikannya.

Yang jelas, pembangunan rumah ibadah baik Islam, katolik dan Kristen Protestan, kita upayakan membangunnya megah.

Saya berharap, selain untuk peribadatan, juga tempat penguatan umat. Pesan Natal PGI-KWI Tahun 2018 menyampaikan bahwa masih ada tugas umat kristiani yakni ikut membantu mengurangi kemiskinan, stunting serta meningkatkan angka partisipasi sekolah” terang Bupati Sintang.

Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM Cap menyampaikan setiap peresmian gereja Katolik, dirinya mengingatkan bahwa keberhasilan membangun gereja karena adanya campur tangan Tuhan.

Bukan buah kerja satu orang melainkan jerih payah banyak pribadi dan berkat adanya semangat gotong royong.

Saya berterima kasih atas kerjasama banyak orang sehingga gereja ini selesai, tegas Uskup.

Tuah Mangasih, Anggota DPRD Kabupaten Sintang  menyampaikan bangga dengan perjuangan umat di Pangkal Baru yang sudah bekerja keras membangun dan menyelesaikan pembangunan gereja ini.

“Saya juga tahu selesainya pembangunan gereja ini juga ada campur tangan umat Islam dan Kristen Protestan, intinya pembangunan gereja ini berkat adanya gotong royong, ungkapnya.

Romo Elias Endi, Pr Pastor Paroki Maria Ratu Damai Semesta Tempunak menyampaikan bersyukur karena apa yang dinantikan oleh umat disini bisa diwujudkan.

Perjuangan panjang sejak 2011 bisa selesai hari ini. Husin Ketua Panitia Pembangunan Gereja Katolik Santo Rufinus Stasi Pangkal Baru menguraikan kisah pembangunan yang di awali dari subsidi pemerintah desa itu.

Gereja tersebut dibangun diatas tanah seluas

3.500 meter persegi dan menghabiskan dana 800 juta lebih, jelasnya. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan