Resmikan Gereja St. Montfort Serawai

 Sintang

Resmikan Gereja St. Montfort Serawai

Sintang,KRP.Com

Gereja Katolik St. Montfort Serawai, Sabtu (15/9) diresmikan Bupati Sintang, Jarot Winarno, ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti.

Peresmian dipimpin Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, O.F.M, Cap, bertempat di halaman Gereja tersebut.

Pada sambutannya, Bupati Sintang mengatakan bahwa Pemkab Sintang mendukung sepenuhnya kegiatan keagamaan untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera.

Visi tersebut juga ditopang dengan tata kelola Pemerintahan yang baik dan bersih, Karen itu pemerintah selalu dukung sebesar-besarnya terhadap kegiatan keagamaan, ungkap Jarot.

 

Jarot mengungkapkan bahwa ilmu pengetahuan tanpa keimanan tidak akan menjadi apa-apa, “kalaulah ada ilmu pengetahuan tanpa dikawal dengan keimanan dan ketaqwaan maka tidak akan menghasilkan apa-apa.

Sebab itu, Pemkab ingin anak-anak di gereja ini dapat menjadi anak yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual”, smbungnya.

Jarot menilai, lokasi Gereja St. Montfort Serawai ini memiliki suasana alam yang sejuk dan asri, dari beberapa paroki yang pernah saya kunjungi, paroki ini paling enak, tempatnya hijau, memiliki suasana alam yang begitu alami, ujar Jarot.

Jarot memberikan pesan kepada para Pastor untuk tetap bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada Umat, saya pahami bahwa stasi-stasi di Serawai ini jauh-jauh lokasinya, tentunya hal ini menjadi tantangan bagi Pastor Paroki dalam meberikan pelayanan kepada umat, tentunya haruslah semangat dalam memberikan pelayanan”, pesannya.

Sementara itu, Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin, O.F.M, Cap, menilai bahwa Pemerintah membangun masyarakat secara holistik, utuh dan menyeluruh, Gereja itu memperhatikan kejiwaan umat dalam arti rohaninya, sementara Pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan dalam arti jasmaninya fisiknya, sehingga membangun itu bukan hanya manusia rohaninya saja tetapi juga manusia secara jasmani juga dibangun”, ujarnya.

Menurut Uskup, bahwa dengan kegiatan seremonial ini menunjukkan bahwa adanya jiwa gotong royong masyarakat Indonesia, “dalam membangun kemanusiaan itu harus memiliki nilai gotong royong, salah satunya dalam kegiatan seremonial ini selalu menampilkan semangat kegotongroyongan sebagai masyarakat Indonesia”, tambahnya.

“terimakasih kepada Pemerintah yang telah turut andil dalam membangun masyarakat Katolik, yang bersesuaian dengan keimanan orang Katolik, sehingga dengan terbangunnya gereja ini bukan hanya kekuatan orang Katolik saja, tetapi didukung oleh berbagai pihak, salah satunya ialah Pemerintah Kabupaten Sintang”, ucap Uskup Sintang.

Kemudian, Ketua Panitia Pembangunan, Ngawan menjelaskan bahwa peresmian Gereja St. Montfort Serawai ini merupakan bangunan renovasi, “jadi bangunan ini merupakan bangunan hasil renovasi, yang sejak tahun 80-an sudah berdiri disini, dan inilah bangunan yang sudah direnovasi karena dahulu kurang memadai”, jelas Ngawan. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan