Resmikan Pabrik Tengkawang

 Sintang

Jarot Winarno,  meresmikan pabrik tengkawang dan kosmetik di Desa Anggah Jaya,.

Sintang,KRp.Com

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Senin, (24/02) meresmikan pabrik tengkawang dan kosmetik di Desa Anggah Jaya, Kecamatan Sintang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan kawasan tutupan hutan yang masih alami, sesuai SK Menteri Kehutanan nomor 733 tahun 2011, dari sekitar 1,2 juta hektar, sekarang tinggal 870.000 hektar, terdiri dari kawasan hutan sekitar 61.000 hektar.

Potensi hutan tersebut Jarot ungkapkan termasuk buah tengkawang maskotnya Kalimantan.

Tengkawang sangatlah erat dengan masyarakat adat, kalau saya dulu jadi dokter di daerah pedalaman, buah tengkawang ini diperas hingga keluar minyaknya, kemudian minyaknya itu bisa dipakai untuk pengobatan tradisional, inilah yang dimaksud dengan tengkawang erat dengan adat”, ungkapnya.

Maka dengan hadirnya pabrik ini, sambung Jarot, harga tengkawang akan menjadi meningkat daripada harga sebelumnya.

Ada saatnya tengkawang ini harganya mahal, bisa-bisa masyarakat hidup bergantung kepada komoditi tengkawang ini, katanya.

Jarot berharap agar masyarakat kedepannya dapat membudidayakan tengkawang dengan baik dan benar agar nilai jualnya semakin tinggi.

Kemudian, Founder and CEO PT.The Wild Keepers, Dirk Jan Oudshoorn, mengatakan bahwa tujuan didirikannya pabrik tengkawang dan kosmetik ini bertujuan untuk menjaga hutan dan meningkatkan nilai ekonomi yang bersumber dari hutan.

Tujuan didirikannya pabrik ini ialah untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hutan supaya hutan itu tetap dijaga, karena hutan tidak hanya sebagai sumber oksigen saja, tetapi bisa menjadi sumber ekonomi”, kata DJ sapaan akrabnya.

Menurut DJ di Kalimantan Barat potensi hutan masih banyak tetapi nilai jual produk yang dihasilkan oleh hutan masih sedikit, “belum banyak produk hutan yang dihasilkan, maka dari itu kita bantu supaya makin banyak hasil hutan yang bisa dijadikan suatu produk seperti kosmetik dan makanan melalui tengkawang ini, sehingga nilai ekonomi dari hutan bisa bertambah dan semakin tinggi”, tambahnya. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan