Resmikan Rumah Dataku

 Sintang

meresmikan Rumah Dataku.

Sintang,KRP.Com

Staf Ahli Bupati bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Syarifuddin, mewakili Bupati Sintang menghadiri sekaligus meresmikan Rumah Dataku Kampung KB, di Desa Pagal Baru, Kecamatan Tempunak, Sintang, Kamis, (05/09/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Idham Khalik, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.

Syarifuddin mengatakan, adanya Rumah Dataku Kampung KB dapat melihat kondisi penduduk secara kesehatan dan kesejahteraan, “pembentukan kampung KB oleh badan keluarga berencana kini dibarengi dengan pembentukan rumah data kependudukan (rumah dataku).

Lewat kegiatan ini pemerintah ingin membuat pusat data untuk memantau keadaan kondisi awal penduduk sekaligus untuk melakukan intervensi kesehatan dan kesejahteraan secara umum”, kata Syarifuddin.

Masih kata Syarifuddin terkait dengan program Keluarga Berencana di Kampung KB ini harus bisa menggiatkan program KB dengan cara meningkatkan peran penyuluh lapangan KB.

Salah satu hal yang dapat kita lakukan, dengan menggiatkan program keluarga berencana, kita dapat mengajak pasangan usia subur menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang, meningkatkan peran penyuluh lapangan KB dan institusi masyarakat pedesaan, secara langsung membantu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh informasi dan layanan KB.

Juga peran para penyuluh KB yang datang ke kampung-kampung membantu masyarakat mengup-date pengetahuannya berkenaan dengan layanan KB yang tepat,rumah dataku bersifat dari, oleh, dan untuk warga desa, peran aktif warga desa menentukan dan mengelola data tersebut”, ujarnya.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Idham Khalik mengatakan bahwa ada tiga puluh empat desa Kampung KB di Sintang, tapi baru satu desa Kampung KB yang ada Rumah Dataku yaitu di Desa Pagal Baru.

Jadi untuk penentuan desa rumah dataku ini dari 34 desa Kampung KB di Sintang, bukan berarti Desa Pagal Baru ini yang terbaik, tapi ada beberapa kriteria tertentu yang telah terpenuhi, terutama masalah transportasi, dan beberapa tingkat partisipasi masyarakat tinggi, serta kerja keras para seluruh penyuluh dan masyarakat di Desa ini”, katanya.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Kusmana dalam sambutannya mengatakan bahwa program rumah dataku ini berfungsi untuk memberikan informasi tentang kependudukan keluarga berencana di suatu kampung KB.

Jadi ini sebagai laporan di tengah tengah keluarga Kampung KB yang digunakan secara online langsung dikonektivitaskan dengan teknik, nanti pada setiap triwulannya akan dipantau langsung oleh Pak Presiden”, kata Kusmana.

Kusmana menambahkan dengan adanya rumah dataku ini diharapkan para penyuluh KB dapat melaporkan kegiatan apa saja di desa kampung KB ini, “itu sebabnya kepada seluruh penyuluh keluarga berencana dan jajarannya untuk melaporkan laporan secara online, dan tidak boleh berhenti, apapun yang dilakukan, kegiatan apa saja itu harus dilaporkan”, tambahnya.

Selain itu, kegiatan program Keluarga Berencana ini tidak hanya soal alat kontrasepsi untuk masyarakat tetapi lebih kepada mencapai  cita-cita dinamika pembangunan didesa.

Tujuannya agar keluarga berencana ini tidak  hanya bergerak mengurus urusan alat kontrasepsi saja, tetapi KB itu adalah cita-citanya semua dinamika pembangunan didesa bisa bergerak berjalan sesuai dengan aturan dan norma, sejalan dengan aspek ekonomi, aspek agama dan aspek sosial, serta pendidikan, agar sumber daya manusia akan menjadi handal, kuat, berkualitas, maju dan mandiri”, ujarnya. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan