RS.Pratama Serawai, Harap Jadi RS Tipe D

 Sintang

Suasana Soft Opening Rumah Sakit Pratama Serawai yang di lakukan Bupati Jarot.

Sintang,KRP.Com-Satu lagi fasilitas kesehatan hadir di tengah-tengah masyarakat, kali ini untuk masyarakat kecamatan Serawai dan kecamatan terdekat.

Adalah Rumah Sakit Pratama Serawai, representatif, mudah terjangkau masyarakatnya, membuktikan bahwa Negara hadir ditengah-tengah masyarakat, dalam hal peduli kesehatan.

Kalimat inilah yang di sampikan Bupati Sintang Jarot Winarno saat soft opening RS tersebut (12/11) yang dihadiri, anggota DPR-RI H.Sukiman, sejumlah OPD Sintang dan termasuk unsur masyarakat kecamatan terdekat.

Jarot menyebut, dalam nawacita Presiden Republik Indonesia tentang membangun Indonesia dari pinggiran, buktinya adalah RS yang terletak di Desa Mekar Sari, ini.

 

Jarot juga mengatakan bahwa soft opening Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Serawai ini bertepatan dengan peringatan hari Kesehatan Nasional, “tepat 54 tahun yang lalu yaitu, 12 November 1964 silam.

Menurut Jarot, sekitar 2 tahun yang lalu, Rumah Sakit Pratama Serawai ini kita rancang, kita usulkan ke Pemerintah Pusat, dan akhirnya Pemerintah Pusat pun menyetujui.

Saya berharap agar Rumah Sakit Pratama Serawai kedepannya  menjadi Rumah Sakit Serawai dengan Tipe D dengan memperhatikan syarat dan ketentuannya,

Menjadi Rumah Sakit Tipe D, memang haruslah memiliki minimal 4 Dokter Spesialis, seperti Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Kebidanan, Dokter Spesialis Bedah, dan Dokter Spesialis Anak.

Namun Jarot menambahkan, bahwa dengan adanya pembangunan Rumah Sakit Pratama di Serawai ini merupakan simbol pemerataan pembangunan,

“ini merupakan salah satu simbol kita dalam membangun wilayah dari pinggiran, kita tidak membangun dari kota, kita ingin pemerataan pembangunan itu sama, seperti salah satunya adalah pembangunan kesehatan, makanya kita letakkan Rumah Sakit Pratama ini di Serawai, karena mengingat Kecamatan Serawai ini merupakan kecamatan yang terisolir, dalam artian akses menuju dan dari Kecamatannya masih sulit dijangkau, makanya kita bangun disini”, tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Pembangunan Rumah Sakit Pratama Serawai, dr. Harysinto Linoh menjelaskan progres selama pekerjaan.

RS.Pratama Serawai ini dibangun tahap pertama pada tahun 2017 dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus dengan anggaran pembangunan gedung 21 Milyar, kemudian dapat lagi pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan tahun anggaran 2017 sebesar 10 Milyar, dan ditahun 2018 ini kita mendapatkan dana untuk melanjutkan pembangunan gedung lainnya”, kata dr. Sinto.

Selain itu juga, sambung dr. Sinto dalam sambutannya bahwa di Rumah Sakit Pratama Serawai ini memiliki 30 orang tenaga kesehatan dengan 64 tempat tidur.

Jadi di RS. Pratama ini ada sekitar 30an orang tenaga kesehatan, dari 30 tersebut hanya ada 5 orang yang merupakan Pegawai Negeri Sipil, sisanya tenaga honorer dan honorer magang, yang dimana RS.Pratama ini juga dilengkapi dengan tempat tidur sebanyak 64 buah”, sambungnya.

Kemudian, Tokoh Masyarakat Kecamatan Serawai, H. Jamlan merasa bahagia karena hadir ditengah masyarakat salah satu fasilitas kesehatan untuk di Kecamatan Serawai,

“saya mewakili masyarakat banyak tentunya menyambut baik dan berbahagia dengan adanya RS. Pratama Serawai ini, karena dengan adanya RS. Pratama di Serawai ini memudahkan kami untuk berkonsultasi masalah kesehatan, dan tidak perlu lagi jauh-jauh ke ibukota Kabupaten Sintang”, kata H. Jamlan. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan