Sekda Sintang Buka Pelatihan Dasar CPNS

 Sintang

Pelatihan Dasar CPNS

Sintang,KRP.Com

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si membuka pelatihan dasar Calon Pegawai Negersi Sipil (CPNS) tahun 2019 di Gedung Cadika Sintang, Senin (11/03).

Dalam arahannya Yosepha menjelaskan bahwa system di lingkungan Pemkab Sintang mengacu pada program kerja ikut bertanggungjawab untuk mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat, cerdas, maju, religius dan sejahtera dengan ditopang oleh tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“kalian punya peran penting dalam proses pelayanan publik, kalian asset negara yang perlu dikembangkan potensi dan kemampuannya,” ujar Yosepha lagi.

Maka penting sekali untuk berpartisipasi secara aktif dalam pelatihan dasar ini, agar terbentuk karakter dan kompetensi sesuai tuntutan jabatan yang diamanahkan kepada kalian, tambahnya.

Secara khusus Yosepha berpesan kepada para peserta agar dapat bersikap professional, memberikan solusi strategic dan actual bagi proses pembangunan daerah Kabupaten Sintang.

Selain itu Sekda mengharapkan agar para peserta dapat bekerja dengan solid, inovatif, kreatif, responsif dan menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

Yuliana, S.Sos selaku Kepala Subbid Kepemimpinan dan Prajabatan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa pelatihan ini dilangsungkan bagi 192 orang CPNS yang lulus seleksi pada tahun 2018.

Peserta dibagi dalam 5 angkatan. Pada angkatan pertama, berlangsung sejak 11 Maret hingga 25 Mei 2019.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang,” kata Yuliana

Yuliana menambahkan, ada beberapa kompentensi yang dibangun melalui kegiatan pelatihan ini. Kemampuan yang berkaitan dengan sikap perilaku bela Negara, aktualisasi nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas dan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas.

Teknis pembelajaran klasikal 18 hari dan non klasikal 30 hari, metode yang digunakan pendekatan andragogi menkombinasikan ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan tugas kelompok,” paparnya.

“Nilai passing grade yang kita tetapkan untuk kelulusan pelatihan itu 70,01. Kita harapkan semua peserta bisa capai… ya,” ungkap Yuliana. (Humas/Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan