Shinto : “Yang Ada Klaster Keluarga, Tidak Ada Klaster Kampanye”

 Sintang

Kadiskes Sintang, dr Harysinto Linoh.

Sintang,KRP.Com

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh memastikan bahwa peningkatan jumlah pasein Covid-19 dalam seminggu terakhir didominasi oleh dari klaster keluarga.

Sampai hari ini terdapat 69 pasein, terdiri 67 pasien dari Sintang, semuanya pasien klaster keluarga, 2 pasien berasal dari kabupaten Melawi, jelas Harysinto saat ditemui media ini Selasa (20/10).

Sempat ada beredar informasi bahwa ada klaster kampanye di Sintang, dibantah oleh Sinto, sejauh ini belum ada kami temukan riwayat pasien covid klaster kampanye, sambungnya.

Sinto menambahkan, Perawatan pasien sampai saat ini masih dilakukan di ruang isolasi mandiri dan ruang isolasi khusus, namun pemerintah sedang menyiapkan Rusun (Rumah Susun) yang terletak di depan RSUD Rujukan Ade Mohammad Djoen, Jl.Sintang – Putussibau, dengan daya tampung maksimal sebanyak 120 pasien.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah terkonfirmasi covid 19 kedepan lanjut Sinto, pihaknya dan gugus tugas akan lebih meningkatkan lagi, apabila ada masyarakat yang datang dari luar pulau, hari pertama tiba di Sintang dilakukan pemeriksaan swab, dilanjutkan isolasi mandiri selama 14 hari, dan membawa surat rapid test atau swab, serta tiket pesawat atau kapal laut.

Saat ditanya mengenai biaya melakukan Repid Test dan Swab Test. Harysinto mengatakan, “untuk Repid test dikenakan biaya sebesar Rp 150.000 sedangkan Swab Test Rp 900.000, biaya tersebut sudah ditentukan oleh pemerintah pusat, ungkapnya. (Igo/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan