Sintang Kekurangan 2000 Tenaga Pendidik, Ini Langkah yang Dilakukan

 Sintang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Berkurangnya tenaga pendidik dikarenakan pensiun di 2018 menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Sintang, Yustinus, cukup berpengaruh. Dimana pada 2017 ada sekitar 60 guru yang pensiun dan 50 guru di 2018. “2017 kemarin 60an sekarang 50an, moratorium menjadi kendala juga dalam pemenuhan kekurangan guru ini. Walaupun sedikit terbantu juga dengan GGD (guru garis depan) berjumlah 261 PNS yang ditugaskan di Kabupayen Sintang,” ujarnya, Senin (5/3/2018).

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut diakuinya pula dari dinas mencoba untuk mencari tenaga kontrak. Namun tentu saja hal tersebut harus mendapat persetujuan Bupati.

“2018 ini kami ada rencana guru kontrak membantu antisipasi kekurangan guru di daerah. Menunggu instruksi dari Bupati semua sudah kami siapkan untuk kesiapan ini,” katanya.

Kendati demikian untuk pemenuhan kebutuhan guru baik melalui GGD dan Guru Kontrak masih belum bisa terpenuhi.

Pasalnya berdasarkan analisis kebutuhan tenaga pendidik di kabupaten Sintang diakuinya masih kekurangan 2000 lebih tenaga pendidik.

“Paling dibutuhkan itu di tingkat SD bisa mencapai 2000 lebih, karena kita melihat di lapangan, satu sekolah bisa hanya satu atau dua guru saja yang mengajar. Memang inilah kendala di daerah ini bahkan saya kira tidak hanya di Kabupaten Sintang saja,” tuturnya.

sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2018/03/05/sintang-kekurangan-2000-tenaga-pendidik-ini-langkah-yang-dilakukan

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan