Sosialisasikan  Budaya Politik Santun 

 Sintang

Sosialisasi Budaya Politik Santun di Kabupaten Sintang.

 

Sintang,KRP.com-Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam  Negeri Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitas Penyelenggaraan  Pendidikan Politik  serta Keputusan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Kalimantan Barat  nomor 241 Tahun 2018, maka  pembentukan panitia pelaksanaan kegiatan sosialisasi budaya politik santun di laksanakn di Kabupaten Sintang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, H. Henri Harahap,  mewakili pemkab Sintang membuka acara tersebut di Aula CU Keling Kumang (11/4).

Dalam sambutannya Henri sebut, Sosialisasi budaya politik santun  dengan  Tema, Bersosial Media Berdasarkan Pancasila, dapat meningkatkan kualitas demokrasi.

Berdemokrasi berdasarkan Pancasila akan memberikan informasi yang positif bagi masyrakat, sambungnya.

Pemkab Sintang lanjut Hendri, Sangat bersyukur kepada pemprov yang mana Badan Kesatuan Bangsa  dan Politik Propinsi Kaliamntan Barat, tepat waktu menyelenggarakan kegiatan ini.

Henri menambahkan, kegiatan dimaksud, merupakan kegiatan strategis sebagai salah satu upaya  untuk meningkatkan partisipasi politik  masyarakat.

Khususnya Organisasi Pemuda, Organisasi Wanita, para pelajar dan mahasiswa dalam rangka mensukseskan pemilukada serentak termasuk Kalbar pada bulan Juni 2018 nanti.

Kalbar akan memilih Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati antara lain,  Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Wali kota Pontianak.

Sementara itu,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Kalimantan Barat  Hatta, S.Pd.MM,  menyatakan, Tujuan kegiatan sosialisasi budaya politik santun adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peranan  dan pengaruh media social dalam pelaksanaan kampanye politik.

Dalam alam demokrasi indonesia saat ini, Yang diharapkan antara lain meningkatnya pemahaman masyarakat akan etika dan budaya politik santun.

Yang bersih dan bermartabat, sehingga masyarakat  dan generasi muda  dapat menjaga keutuhan NKRI di era teknologi  dan informasi saat ini. Jelasnya (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan