Terima 37 Magang IkIP PGRI

 Sintang

Menerima 37 Mahasiswa IKIP PGRI.

Sintang,KRP.Com

Abdul Syufriadi

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi, mewakili Bupati Sintang, menerima 37 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak untuk magang  dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di daerah itu.

Serah terima KKM tahun Akademik 2019 itu, dilaksanakan di Balai Ruai komplek rumah jabatan bupati pada Rabu, 24 Juli 2019.

Abdul Syufriadi menyampaikan bahwa Pemkab Sintang memberikan apresiasi kepada IKIP PGRI Pontianak karena sudah memilih Kabupaten Sintang menjadi lokasi magang dan KKM.

 “kami tidak bisa bekerja sendiri membangun pendidikan di Sintang.  Sehingga dengan kehadiran mahasiswa KKM ini bisa membantu mengembangkan pendidikan di Sintang” tambah Abdul Syufriadi.

Magang lanjut Syufriyadi, menjadi momen penting setelah beberapa semester memahami teori dan ilmu.

Maka, magang baik untuk menerapkan teori yang sudah diperoleh selama kuliah. Jadi, saya siapkan mental dan fisik. jangan sampai saat berada di lokasi magang, lalu stres lalu minta pulang, pesannya.

Siapkan diri untuk selama tiga bulan.  Kenali budaya masyarakat setempat,  bergaul dan usahakan akrab dengan kepala sekolah, guru dan masyarakat disana.

Lakukan komunikasi yang positif dengan masyarakat.  Sehingga selama tiga bulan di sana menjadi betah. Jalani proses magang ini dengan  baik. Enjoy saja. Tiga bulan kan tidak lama” sambung Abdul Syufriadi.

Muhammad Thamrin Dosen Koordinator Pembimbing Magang dan KKM IKIP PGRI Pontianak melaporkan jumlah peserta di Kabupaten Sintang sebanyak 37 mahasiswa yang akan di sebar ke 7  SMA.

Magang akan berlangsung mulai akhir Juli sampai Oktober 2019.  Sedangkan KKM akan kami laksanakan di Kecamatan Sintang dan Kayan Hilir” terang Muhammad Thamrin

Suberdiyanto Wakil Rektor I IKIP PGRI Pontianak menyampaikan bahwa di saat yang sama ini,  ada tiga kabupaten yang melaksanakan serahterima mahasiswa IKIP PGRI Pontianak.

Salah satunya adalah Kab Sintang yang sudah menjalin kerjasama dengan IKIP PGRI sejak 2013 lalu.

Kami berharap mahasiswa yang akan magang mampu menguasai teori dan mampu mempraktekkan teori tersebut  saat berada  di sekolah lokasi magang, katanya.

“Implementasikan di lapangan, Ilmu dan teori yang sudah diperoleh selama kuliah”, pesan Suberdyanto kepada mahasiswanya.

Inilah kerjasama yang sangat baik dengan pemerintah Kabupaten Sintang.  Mari kita belajar dari guru yang ada di sekolah selama magang. Tanpa bantuan dan bimbingan sekolah lokasi magang, maka tujuan magang akan tidak tercapai.  Magang akan menjadi ujian kompetensi  mahasiswa, sambungnya.

Suberdiyanto juga ungkapkan, bahwa pihaknya tetap komitmen dan fokus memberikan pembinaan kepada keluarga lansia  untuk mensukseskan kegiatan KKM ini. Kami sudah bekerjasama dengan BKKBN Pusat” tambah Suberdiyanto.

Turut hadir saat penyerahan mahasiswa adalah perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang dan perwakilan 7 SMA yang akan menjadi lokasi magang. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan