Tinjau Demplot Teh di Sepulut Sepauk

 Sintang

Tinjau Dempot Teh di Desa Sepulut kec.Sepauk. 

Sintang,KRP.Com

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, meninjau lahan percontohan atau Demplot (Demontration Plot) Teh kerjasama pemerintah Kabupaten Sintang dengan Solidaridad serta Keling Kumang Grup di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Senin (22/7/19).

Selain meninjau, bupati juga lakukan dialog dengan pengelolanya, sekaligus berdialog di lokasi kebun teh tersebut.

Bupati saat peninjaun itu, di dampingi  Harry Hendrarto dari Indonesia Tea Marketing Association (ITMA), Country Manager Solidaridad, Kulbir Mehta, Pengurus MG Keling Kumang Grup, jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Forkopimcam Sepauk dan pihak terkait lainnya.

Jarot mengatakan, Pemkab Sintang sangat memberikan dukungan apalagi ketika melihat teh yang di tanam di lahan milik salah satu warga desa Sepulut tersebut tumbuh dengan subur.

“saya terkejut pas datang tu liat teh yang di tanam tumbuh subur, karena dulu kita waktu kecil nonton di televisi kan yang namanya kebun teh tu kan di gunung, ini rupanya di dataran rendah pun bisa tumbuh subur gini”sambung Jarot.

Melihat fakta itu, Jarot pun kemudain menyebut agar kebun the di Sepulut di kembangkan, dan mudah-mudahan the juga tumbuh di daerah lain di Kabupaten Sintang.

Bahkan Jarot sempat menunjuk beberapa titik the yang berpotensi subur di kecamatan Sepauk, diantaranya, di kaki Keburau, di Belubuk, diluar Sepauk Bukit Saran, Bukit Kujau, Condong, termasuk Kelam Permai, mungkin lebih subur lagi, ungkap Jarot.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang Veronica Ancili mengatakan bahwa uji coba tanaman Teh ini dimulai dari Demplot, dan melihat di Desa Sepulut ini teh nya tumbuh subur maka selanjutnya akan di tanam juga demplot teh ini di daerah lain seperti di Kecamatan Kelam Permai salah satunya.

“kita melihat potensinya cukup baik, ini demplot ya atau percontohan, melalui demplot ini juga kita lakukan sebagai wadah sosialisasi ke masyarakat bahwa ada komoditi baru yang bisa di kembangkan di Kabupaten Sintang”ungkap Veronica.

Veroninca berharap selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Sintang, tanaman teh ini nantinya juga bisa memenuhi suplai teh yang memang selama ini terjadi kekurangan di Indonesia.

Sementara itu Country Manager Solidaridad Kulbir Mehta mengatakan, Teh yang di tanam di Desa Sepulut ini jenis teh Upasi Sembilan yang merupakan teh khusus untuk dataran rendah.

Bibitnya di bawa dari Jawa Tengah, namun teh ini berasal dari India Selatan yang di bawa ke Jawa Tengah sejak 20 tahun lalu untuk di kembangkan dan untuk di Kabupaten Sintang baru di perkenalkan tahun 2019 ini di Desa Sepulut Kecamatan Sepauk.

 “total yang di tanam disini ada 80 pokok teh, namun yang jadi atau tumbuh subuh sekitar 50 pokok, dan tadi kita dialog dengan pak Bupati bahwa teh ini akan di kembangkan di daerah lain di Kabupaten Sintang ini”ujar Kulbir. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan