Tomas Tionghua Lega, Lampion Akan Menghiasi Sintang

 Sintang

Atat.

Sintang, KRP.Com

Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Tionghua Sintang kini merasa lega setelah mendapat penjelasan serta jaminan di tahun depan, warga Tionghua Sintang aman melaksanakan perayaan hari besar Imlek serta pernak – perniknya.

Hal itu terungkap tak lama setelah sejumlah tomas Tionghua daerah itu menghadiri silaturahmi tim sosialisasi pasangan calon bupati wakil bupati Sintang nomor urut 3, di rumah salah satu warga Tionghua di seputaran Kapuas Kanan Hulu (5/11).

Atat, mantan ketua Majelis Adat Tionghua daerah itu, disaat menyampaikan pengalaman pihaknya merayakan Imlek tahun 2019, menurutnya terjawab jelas lugas dan tegas oleh Tim paslon 3.

“Kami puas atas penjelasan dan jaminan dari Tim paslon 3, statemen itu yang kami ingini, sebab kami warga Tionghua dan agamanya sudah ada UUnya, jadi kami dan agama kami sudah sah”, sambungnya.

Iapun kemudian berjanji akan melaksanakan pesan kepada seluruh warga Tionghua Sintang agar memilih paslon 3 Yohanes Rumpak – Syarifuddin pada tgl 9 Desember 2020 mendatang.

Untuk sekedar diketahui pembaca, Tim paslon 3 yang dipimpin sekaligus pembicara utama saat itu, Drs Yakobus Kumis MH mengawali orasinya membeberkan hubungan Dayak – Tionghua di Kalimantan Barat.

Hubungan perjuangan deklarasi partai Dayak hingga ekonomi, bahkan perjuangan kemerdekaan-pun diulas Yakobus seperti apa warga Tionghua berperan.

Lalu, Yakobus Kumis yang juga Sekjen Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) 2 periode, mengajak warga Tionghua Sintang melanjutkan hubungan Dayak – Tionghua yang sudah berjalan baik dan rukun itu buktikan di Pilkada Sintang tahun ini.

Menurutnya, pasangan putra Dayak asli Sintang sudah ada di depan mata, orang muda, terbukti berprestasi, Cabupnya mampu duduk DPRD Provinsi dan kini berlaga rebut Sintang satu, maka jangan ragu jika kita bersatu tak terkalahkan lawan, ajaknya.

Saya jamin, Dayak – Tionghua bersatu, paslon 3 menang, dan saya ingatkan kembali, paslon 3 menang silahkan warga Tionghua bebas ramaikan Imlek, sepanjang tidak menggangu kenyamanan dan kemanan, silahkan, sebab UUnya jelas, tegasnya saat itu. (Js)

 

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan