Wabup Minta Penempatan GGD Ditinjau

 Sintang

Sintang,KRP.Com-Wakil Bupati (Wabup) Sintang, Drs Askiman tampung informasi yang menyampaikan adanya keluhan untuk Guru Garis Depan (GGD) tidak sesuai tujuan GGD yang sesunguhnya.

GGD yang di ketahui masyarakat akan bertugas di sekolah tertinggal dan terpencil, tapi faktanya ada GGD tidak di sekolah terpencil.

Hebatnya, si GGD tetap mendapatkan tunjangan guru terpencil.

Kalau informasi ini benar, wajar ada guru GGD baik bukan GGD protes, bahkan tidak dapat tunjangan yang sama, jawab Wabup menanggapi informasi ke pihaknya.

Ironisnya beber Wabup, ada juga laporan oknum GGD enggan/tidak mau bergaul dengan masyarakat dan bersalaman- pun ndak boleh. Menurut saya berdasarkan perilaku ini oknum GGD itu bisa dipertimbangkan untuk di pindah saja” terang Wakil Bupati Sintang.

Bahkan Wabup berjanji akan minta penempatan seperti itu ditinjau ulang, Kalau bisa tempatkan kembali guru GGD ke sekolah yang tertinggal, tegasnya berulang-ulang saat memberi pencerahan kepada para Kepsek belum lama ini.

Tidak cuma singgung soal banyak hal GGD, terkait  guru di kota ada yang memiliki 28 sampai 30 orang guru, sementara di pedalaman ada sekolah yang hanya ada satu guru-pun Ia komentari.

Supartoyo salah satu pengawas SMP menyampaikan perlunya memberikan penghargaan kepada pengawas dan kepala sekolah yang berprestasi.

Namun juga memberikan sanksi kepada yang tidak baik dalam bekerja. Sarannya.

“kalau ada kepala sekolah atau pengawas yang tidak cakap, berhentikan saja” usul Supartoyo.

Kepala SMP Negeri 1 Tebelian  Endang Purwantini menyampaikan, adanya guru dan ASN yang melakukan nikah siri. mohon penjelasan Wabup dan Kadisdik Sintang.

Magdalena Ukis, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan, atas semua masalah di kalangan guru mengharapkan ada kerjasama yang baik antara kepala sekolah dengan komite sekolah.

Bangun komunikasi yang terbuka dengan komite sekolah. Jangan ada yang ditutupi termasuk dalam mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS) pinta Magdalena Ukis.

Ernawati Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa kegiatan rakor kepala SMP/MTs Se Kabupaten Sintang ini sudah berlangsung dua hari. “sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi persiapan ujian nasional.

Dari hasil rakor ini, pihaknya akan menyusun  rekomendasi akhir hasil rapat koordinasi ini untuk di sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sintang. (Humas/Js)

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan